Wuzz, 2 Atap Kelas SDN Kedung Rejoso Kotaanyar Tertimpa Pohon

KOTAANYAR-Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur sejumlah kawasan Probolinggo, Rabu sore (13/3) berujung tragedi. Dua ruang kelas sekolah dasar (SD) Negeri Kedung Rejoso, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo ambruk.

Dua atap itu alami kerusakan cukup parah. Insiden atap ambruk itu sendiri terjadi sekitar pukul 15.45. Saat itu, sekitar lokasi sedang dilanda hujan deras yang disertai angin kencang. Sehingga, tidak lama kemudian pohon jati yang berada di sekitar SDN tersebut tumbang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat Anggit Hermanuadi mengatakan, angin yang menyebabkan pohon tumbang tersebut adalah angin kencang biasa. ” Tetapi memang pohonnya sudah tua. Jadi, saat terkena angin kencang, pohon itu tumbang,” katanya.

Saat ini, pihaknya sednag melakukan pembersihan di lokasi. Selain itu, juga melakukan inventarisir barang apa saja yang rusak. “Teman teman masih di lokasi. Jadi, masih belum tau apa saja yang rusak di sekolah itu selain atapnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapoksek Kotaanyar AKP Noer Choiri memastikan, tak ada korban jiwa dalam insiden ambruknya pohon ke atap sekolah itu. “Hanya atap saja. Untuk korban atau lain lain tidak ada, ” ungkapnya singkat.

Menurut perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu, ada dua atap yang rusak. Kedua atap ruang kelas itu kondisinya rusak parah. Pihaknya bersama dengan TNI dan juga BPBD melakukan pembersihan.

“Sudah kami tangani. Kami bersama sama melakukan pembersihan puing puing dan memsisahkan yang masih bisa digunakan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Dewi Korina menjelaskan, pihak Dispendik rencananya baru Kamis besok (14/3) ke lokasi kejadian.

Hal itu dilakukan guna menginventarisir kerusakan. Selain itu, juga melakukan pengecekan terhadap ruang kelas. Apakah masih bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Jika tdk bias, untuk sementara ini minta bantuan BPBD tenda darurat. Selanjutnya mengajukan usulan perbaikan kepada Bupati melalui tim anggaran,” jelasnya. (sid/mie)