Antisipasi Kerawanan Pemilu, Razia Truk di Jalur Pantura

REJOSO – Kepolisian memastikan pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April mendatang berlangsung aman. Karena itu, persiapannya sudah dimulai sejak kini. Di antaranya, dengan mengantisipasi kerawanan yang berpotensi terjadi.

Hal itu dilakukan dengan memeriksa seluruh kendaraan muatan barang di jalan raya. Ratusan kendaraan dihentikan petugas yang menggelar pemeriksaan di simpang tiga Ngopak, Rejoso, Kamis (14/3).

KBO Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Yudi Prasetyo menjelaskan, pemeriksaan itu sengaja digelar sebulan jelang hari H Pemilu 2019. Menurutnya, distribusi barang-barang dalam muatan kendaraan perlu diwaspadai. “Kami tak ingin mengambil risiko. Makanya pemeriksaan kendaraan muatan barang ini dilakukan,” katanya.

Pemeriksaan dilakukan selama dua jam. Lebih dari 100 kendaraan muatan barang dihentikan. Sebagian besar yakni truk, pikap, dan mobil boks. Masing-masing sopir kendaraan diminta menunjukkan surat jalan. Selain itu, petugas juga memeriksa isi muatan.

“Kami antisipasi barang-barang bawaan mereka. Karena ancaman kerusuhan itu perlu diwaspadai jauh hari sebelum terlaksananya pemilu,” ujar Yudi. Dari seluruh kendaraan yang diperiksa, petugas tak menemukan adanya indikasi yang mencurigakan.

Terutama barang-barang yang berpotensi dijadikan bahan untuk menimbulkan kerusuhan saat pemilu nanti. “Namun, ada 39 yang kami tindak. Kaitannya dengan pelanggaran lalu lintas. Karena selain antisipasi jelang Pemilu, kami juga ingin menekan potensi laka lantas akibat kendaraan tak layak maupun faktor lain,” jelasnya.

Ia memastikan pemeriksaan kendaraan muatan barang itu akan terus dilakukan. Terutama mendekati pelaksanaan pesta demokrasi mendatang. “Pelaksanaannya tentu akan dilakukan pemetaan lebih dulu. Termasuk titik-titik yang memiliki potensi rawan,” katanya. (tom/rf)