Kerusakan Jalan Ranggeh Kian Parah, Bakal Diperbaiki Mei

GONDANGWETAN – Tingginya arus lalu lintas ditambah musim hujan, membuat kerusakan Jalan Raya Ranggeh, Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, makin parah. Jalan yang berlubang juga digenangi air hujan. Sehingga, juga sering membuat pemotor terjatuh karena tidak pengetahui adanya lubang yang dalam.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kerusakan jalan mulai terlihat sejak di Pertigaan Jalan Raya Ranggeh sampai Kecamatan Winongan. Namun, tidak semuanya rusak parah.

Kerusakan terparah terlihat mulai Pertigaan Ranggeh sampai depan Mapolsek Keboncandi. Di sepanjang jalan itu, banyak yang berlubang. Di kanan-kiri jalan atau bahu juga juga tidak rata, sehingga membahayakan pengguna jalan.

Salah seorang warga Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan Sholikan, 57, mengatakan, rusaknya jalan ini sudah terasa sejak pertengahan 2018. Serta, makin parah setelah banyak kendaraan bertonase tinggi melintas di jalan ini. “Yang lewat di Jalan Ranggeh ke Winongan ini banyak dump truk. Jadi, berat dan bikin jalan rusak,” ujarnya.

Memasuki musim hujan, banyak jalan yang berlubang menjadi kubangan air. Sehingga, banyak pengendara roda dua yang terjatuh karena tidak tahu dalamnya lubang. “Saat jam sibuk, seperti pagi, kondisi makin macet karena banyak pengendara yang melambat karena mencari jalur yang bagus,” ujarnya.

Pernyataan Sholikan diamini oleh Kosim, 52, warga Desa Ranggeh. Menurutnya, Jalan Raya Ranggeh ini sering rusak setelah ada pipanisasi air dari sumber Umbulan. “Tapi, gak diperbaiki-perbaiki, sehingga makin rusak dan banyak lubang,” ujarnya.

Ia berharap, jalan ini segera diperbaiki. Menurutnya, jalan ini merupakan jalur utama bagi warga Gondangwetan menuju Kecamatan Winongan. Begitu juga sebaliknya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hari Apriyanto memastikan jalan ini akan segera diperbaiki. Ia mengatakan, jalan ini akan diperbaiki pada Mei 2019 dengan anggaran dari Dana Alokasi Pusat (DAK) Rp 7 miliar.

Perbaikan jalan dari Desa Gading, Kecamatan Winongan sampai Kecamatan Gondangwetan, ini kini sudah memasuki tahap suvei dan sinkronisasi harga. “Kami pastikan Mei sudah mulai ada pengerjaan. Dananya dari DAK Pusat untuk perbaikan jalan di wilayah selatan dari Winongan sampai Gondangwetan,” ujarnya. (eka/rud)