Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Jagal Sapi asal Kenduruan Ditangkap

BANGIL – Mempunyai penghasilan tidak menentu, membuat Sulthoni, 23, warga Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, berusaha mencari tambahan. Namun, jalan yang dipilihnya salah. Dia menjadi pengedar sabu-sabu.

Namun, bukannya untung yang didapatkan. Selasa (12/3) malam, jagal sapi ini malah ditangkap Satreskoba Polres Pasuruan. Dia dibekuk ketika berada di tepi jalan Kasri, Kelurahan/Kecamatan Pandaan.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono mengatakan, tersangka ditangkap sekitar pukul 19.30, ketika baru mengantar sabu-sabu kepada seorang pemesan. Tersangka tidak menyadari jika pemesan barangnya seorang polisi yang menyamar. “Begitu menyerahkan barang, tersangka langsung ditangkap,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti dari tersangka. Di antaranya, sebungkus rokok yang di dalamnya terdapat sabu-sabu seberat 0,56 gram, serta sebuah handphone dan barang bukti lain. Kepada penyidik, tersangka mengaku sudah tujuh bulan mengenal sabu-sabu.

“Dalihnya untuk menambah pendapatan. Karena dari hasil jagal sapi tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Nanang. Karenanya, Sulthoni disangka melanggar pasal 112 UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (one/rud)