Pembangunan OK Central RSUD dr R Soedarsono Tahap III Digelontor Rp 10 Miliar untuk Sarana Ini

PURWOREJO – Wajah gedung OK Central milik RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan dipastikan bakal semakin apik. Rumah sakit pelat merah ini kembali melanjutkan pembangunan fisik di fasilitas yang terletak di bekas akademi keperawatan (Akper) ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Soedarsono, dr. Tina Soelistiani mengungkapkan, pembangunan gedung OK Central masih belum rampung. Karena itu, pihaknya berencana melanjutkannya dengan menggunakan anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 10 miliar.

Anggaran ini diperuntukkan penyelesaian fisik dan pemenuhan sarana penunjang. Yaitu, modular operation theater (MOT) berupa pemasangan keramik, plafon, pintu masuk dan listrik. Lalu, finishing pada dinding di dua ruangan.

Kendati demikian, Tina mengaku OK Central ini masih belum bisa difungsikan tahun ini. Sebab, pembangunannya memang belum rampung. Jika difungsikan sebagian saja, dikhawatirkan fasilitas ini tidak akan steril.

“OK Central itu harus steril. Kalau masih belum rampung, banyak orang bisa keluar masuk. Ini membuat tidak steril. Kami targetkan dalam dua tahun ke depan yakni pada 2021, pembangunan seluruhnya sudah rampung,” jelas Tina.

Sebelumnya, pihak RSUD sudah mengalokasikan anggaran Rp 10,76 miliar dalam dua tahun terakhir. Rinciannya, Rp 5,4 miliar pada 2017 melalui dana DAK dan Rp 5,36 miliar pada 2018 melalui dana badan layanan umum daerah (BLUD).

OK Central dibangun karena OK Central yang ada saat ini belum tersentralisasi. Kegiatan operasi dilakukan di ruangan masing-masing. Nantinya, kegiatan operasi akan dipusatkan di ruangan ini. Baik operasi mata, bedah, maupun obgyn. (riz/fun)