Polisi Bebaskan Sopir Komplotan Pencuri Emas Karena Alasan Ini

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Kota (Polresta) terus mendalami kasus pencurian emas di Toko Walet, Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo. Dari enam pelaku yang diamankan, lima di antaranya dilakukan penahanan. Sedang satu lagi yakni, Yusuf, 65 warga Jalan Magersari, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dilepaskan pada Selasa (13/3) malam lantaran tidak terbukti ikut terlibat.

Kapolres Probolinggo Kota AKP Alfian Nurrizal pada rilis mengatakan, Yusuf yang sempat diamankan ternyata diketahui bukan suami dari Lasiah, 60. Yusuf dibebaskan lantaran dia bertugas hanya sebagai sopir dari rental mobil yang digunakan kelimanya. Tugasnya hanya mengikuti apa yang diperintahkan si penyewanya.

“Dari Magelang, tujuannya Bali, selanjutnya kembali ke Magelang. Untuk sopir ini hanya bertugas menyopiri. Tidak ikut terlibat di dalamnya. Oleh sebab itu, setelah menjalami pemeriksaan 1×24 jam, sopir tersebut dibebaskan,” terangnya.

Alfian menerangkan bahwa selayaknya sopir mengikuti instruksi pada yang menyewanya. “Jadi semisal kita sewa mobil dan sopirnya, maka sopir tersebut harus menuruti apa yang diperintahkan si penyewanya kan. Harus kekiri ya kekiri,” ungkap AKBP Alfian pada media ini.

Apakah komplotan ini sudah sering beraksi? Alfian mengatakan bahwa dari pengakuannya baru kali pertama. “Namun melihat dari usia dan cara melakukan aksinya, mereka termasuk sudah lihai. Artinya meski mereka mengaku baru pertama dan apes karena ketahuan,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 363 KHUP dengan ancaman 7 tahun sub pasal 378 dengan ancaman 4 tahun, sub pasal 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun.

Diberitakan sebelumnya, Senin (11/5), komplotan pencuri beraksi di toko Emas Walet. Dua pelaku berhasil ditangkap di toko emas, sedang 4 lainnya ditangkap karyawan toko emas di Jalan Pahlawan, setelah kabur dengan mengendarai roda empat jenis Toyota Calya hitam nopol AA 9026 PA. Para pelaku lolos dari amukan massa lantaran segera dievakuasi petugas. Setidaknya ada barang bukti berupa kalung emas yang digondol dengan berat sekitar 50 gram. (rpd/fun)