Soal Motor Dinas Kades yang Dicuri, Begini Aturan Mainnya

PANDAAN – Hilangnya motor dinas Kades Plintahan saat parkir di kantor desa setempat, mendapat tanggapan dari Camat Pandaan, Suwito Adi. Menurutnya, motor dinas kades merupakan aset daerah. Jika kemudian hilang dicuri maling, tentunya wajib diganti kerugian katanya.

“Aturannya memang seperti itu. Jika motor dinas hilang, pemakainya wajib menganti kerugian,” jelas Suwito Adi. Namun sebelum penggantian dilakukan, kades wajib melaporkan kejadian kehilangan motor ke Bupati Pasuruan melalui camat setempat.

Setelah itu, kemudian diproses di bagian aset. Yakni menaksir besaran nominal untuk motor dinas yang hilang dan wajib diganti kerugian oleh pemakainya. “Besaran atau nilai kerugian yang harus diganti kades, atas konsekuensi motor hilang ini nanti akan dihitung oleh bagian aset. Setelah diketahui, hasilnya disampaikan ke yang bersangkutan,” tukasnya.

Berikutnya diselesaikan kades, pembayarannya bisa diangsur ataupun sebaliknya. “Biaya ganti kerugian motor yang hilang, uangnya akan masuk ke kas daerah,” cetusnya.

Pasca kejadian ini, ia berpesan ke jajaran kades dan juga lurah untuk hati-hati sekaligus selalu waspada. Memperhatikan kendaraannya saat posisi parkir, menginggat jika lengah ataupun luput dari pantauan. Tentunya rawan dicuri maling katanya.

Diketahui, motor Kades Plintahan dicuri. Aksi pencurian itu terjadi saat motor dinas itu diparkir di balai desa. Sang kades sendiri sedang mengikuti rapat. (zal/rf/mie)