Akreditasi Maksimal Juni, Agar RSUD Grati Bisa Layani Pasien BPJS

GRATI – Manajemen di RSUD Grati hanya punya waktu sekitar tiga bulan lagi untuk mengurus akreditasi rumah sakit baru tersebut. Sejauh ini manajemen terus berbenah dan menambah sejumlah SDM. Salah satunya adalah dokter spesialis, sebagai syarat utama meraih akreditasi.

RSUD Grati pun diberikan batas waktu pengurusan akreditasi yang targetnya harus selesai bulan Juni mendatang. Ini lantaran sesuai dengan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan No 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional, sertifikat akreditasi merupakan persyaratan yang harus dipenuhi setiap rumah sakit yang melayani Program JKN-KIS.

Saat ini Kementerian Kesehatan (Dinkes) memberikan kelonggaran terkait akreditasi sampai bulan Juni mendatang. Jika diluar itu belum terakreditasi maka layanan BPJS tidak bisa diberikan ke rumahsakit yang belum terakreditasi.

Agung Basuki, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan mengatakan, per awal tahun 2019 ini. RSUD Grati sudah mengajukan akreditasi ke Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Provinsi Jawa Timur. Namun terkait penilaian, dari RSUD Grati masih menunggu penjadwalan dari panitia KARS.

“Pada awal Januari lalu kami sudah mengajukan untuk penilaian akreditasi. Tetapi sampai sekarang memang belum ditentukan jadwalnya. Sehingga langkah kami saat ini terus melakukan pembenahan di RSUD Grati,” terangnya.

Menurut Agung, untuk syarat akreditasi yang dinilai nantinya adalah 3 komponen. Yaitu SDM, Tata kelola Rumah sakit dan Sarana Prasarana. Untuk SDM, Agung menyebut sudah lengkap. Termasuk syarat minimal 2 dokter spesialis sudah terpenuhi yaitu spesialis anak dan spesialis Obgyn.

“Sebenarnya 2 spesialis sudah syarat dasar, namun kami akan tambah Maret ini dengan dokter spesialis bedah. Sehingga total sekarang ada 3 dokter spesialis,” terangnya.

Sedangkan dari sarpras, Agung meyakini, juga sudah lengkap yaitu IGD, rawat inap, rawat jalan, poliklinik, radiologi, apotek dan sebagainya. Sehingga Dinkes optimistis bahwa akreditasi bisa diraih tahun ini. “Kami tinggal menunggu jadwal penilaian dari KARS, Kami pastikan saat ini manajemen sudah siap dinilai untuk akreditasi,” pungkasnya. (eka/fun)