Belum Banyak yang Paham, BPBD Sasar Pelatihan Antisipasi Kebakaran ke Semua Instansi

PURWOREJO – Tingginya potensi kebencanaan di Kota Pasuruan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat rutin memberikan pelatihan tanggap bencana. Sepanjang 2018, BPBD memberikan 71 kali pelatihan kebencanaan. Pelatihan itu bahkan menyasar ke semua instansi.

Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah mengungkapkan BPBD rutin memberikan pelatihan tanggap bencana kepada sejumlah instansi. Baik instansi pendidikan, pemerintahan sampai pihak swasta.

Adapun pelatihan itu pernah melibatkan siswa TK, 2 pelatihan melibatkan siswa SD, 2 pelatihan melibatkan siswa SMP, 3 pelatihan melibatkan instansi swasta serta tiga pelatihan lainnya melibatkan instansi pemerintahan. “Terhitung, sedikitnya kami memberikan 71 kali pelatihan pada instansi berbeda. Pelatihan ini diperlukan sebagai tanggap bencana masyarakat,”jelasnya.

Yanuar menjelaskan pelatihan ini menitikberatkan pada pelatihan kebakaran. Mulai dari pengenalan teori api, cara pencegahan, evakuasi korban, jalur evakuasi sampai penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai antisipasi sementara.

Menurutnya, sejauh ini, sejumlah instansi sudah menyediakan APAR, namun mayoritas tidak bisa menggunakannya. Sehingga, jika terjadi kebakaran, api bisa dengan cepat membesar. Penggunaan APAR ini sangat penting.

“Selain itu kami juga kerap melihat jalur evakuasi di intansi pemerintahan maupun swasta tidak optimal. Pintu keluarnya sering terbuka ke dalam, padahal ini sangat berbahaya karena menghentikan evakuasi di belakangnya. Seharusnya mengarah ke luar,” pungkas Yanuar. (riz/fun)