Blangko KIA Berlebih, Tapi Masih Belasan Ribu Anak Belum Memiliki

PASURUAN – Pemkot Pasuruan memastikan tidak ada penambahan blangko kartu identitas anak (KIA) dalam waktu dekat. Sebab jumlah persediaan blangko saat ini masih terjamin. Bahkan jauh diatas jumlah anak yang terdata saat ini.

Kabid Pelayanan Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pasuruan, Arfat Kusaeri mengungkapkan, jumlah anak yang terdata sejauh ini mencapai 58.743. “Dari jumlah itu sudah hampir 90 persennya pegang KIA,” jelasnya.

Ia merinci, anak-anak yang masih belum memiliki KIA hanya sebanyak 11.222. Sedangkan sebanyak 47.521 anak telah memiliki KIA. Karena itu, pihaknya memastikan persediaan blangko KIA sampai sekarang masih aman.

Bahkan, melebihi jumlah anak yang belum memiliki KIA. “Yang belum kan sekitar 11 ribu. Blangko KIA yang ada saat ini masih tersisa 20 ribuan. Jadi ya masih aman, makanya kami tak menambah pasokan blangko untuk sementara waktu,” ungkapnya.

Meski jumlah pemohon yang mengajukan langsung tak sebanyak pemohon KTP elektronik, kata Arfat, kesadaran masyarakat akan pentingnya KIA cukup tinggi. Selain mengimbau orang tua yang memiliki anak melalui tingkat kelurahan, pihaknya juga mendata anak di tiap sekolah.

“Kami juga melakukan upaya jemput bola. Artinya selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mendata siswanya agar bisa memiliki KIA,” imbuhnya.

Arfat menilai kepemilikan KIA saat ini memang cukup urgen. Tidak hanya untuk meningkatkan pendataan kependudukan. Melainkan juga ada keuntungan lain yang didapat anak apabila memiliki KIA.

“Pada prinsipnya sama dengan KTP ya. Ada perlindungan pelayanan publik kepada anak. Disamping itu mereka juga bisa menggunakan untuk mendaftar sekolah, mempermudah pelayanan medis atau lainnya,” pungkasnya. (tom/fun)