Di Hadapan Ribuan Milenial, Ini Pesan Bupati Tantri soal Penyalahgunaan Teknologi

KRAKSAAN – Kemajuan teknologi memang tak bisa ditolak siapapun. Dari teknologi pula, manusia kini bisa dipermudah meski di sisi lain juga banyak disalahgunakan. Agar kemajuan teknologi tak membawa ke arah negatif, seseorang harus memanfaatkannya dengan bijak.

Pesan itu disampaikan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dalam acara Temu Pemuda Milenial di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Kamis (14/3) siang. “Jika dimanfaatkan dengan baik, maka akan menjadi aset bagi masa depan kalian,” katanya di hadapan 1.500 pemuda.

Menurutnya, para pemuda mendalami kecanggihan teknologi adalah sah sah saja. Pasalnya, mereka memang harus mengikuti perkembangan zaman. Namun, itu jangan sampai disalahgunakan. “Bila disalahgunakan, maka dampaknya bisa fatal,” ungkap Tantri.

Untuk memanfaatkannya, lanjutnya, para pemuda sendiri harus sesuai dengan skil masing masing. Dengan demikian, mereka akan lebih mudah.”Saya yakin pemuda di Kabupaten Probolinggo memiliki semangat yang tinggi untuk belajar. Maka dari itu, mari timbuhkan jiwa optimistis dan menjadikan itu modal besar untuk membangun Kabupaten Probolinggo lebih baik lagi,” ungkapnya.

Belakangan, kata bupati, banyak kalangan pemuda yang ditemukan menyalahgunakan kecanggihan teknologi itu. Mereka tidak memanfaatkannya dengan baik. “Mereka asyik main game, aplikasi Tik-Tok, ataupun YouTube. Mereka meninggalkan buku yang sebenarnya menjadi modal menambah ilmu pengetahuan. Karenanya mari manfaatkan dengan baik dan ambil manfaatnya,” terangnya.

Ia juga mengatakan, para pemuda harus lebih kreatif. Segala lini harus bisa dimasuki. Baik itu, pertanian, pariwisata, ataupun yang lainnya. Hal itu menjadi perlu agar daerahnya bisa lebih berkembang. “Maksimalkan potensi daerah. Apa lagi yang baru menyelesaikan pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna setempat Yunita mengatakan, pemuda terutama yang tergabung dalam karang taruna sudah banyak melakukan terobosan. Terutama dibidang wisata desa. “Contohnya di Desa Gading Wetan, Kecamatan Gading ada tubing, Desa Binor, Paiton ada Pantai Bohay dan lainnya,” ungkapnya. (sid/fun)