Di Kota Probolinggo, Surat Suara Rusak Tak Sampai 300

MAYANGAN – Kurang lebih 300 lembar surat suara yang diterima KPU Kota Probolinggo dinyatakan rusak. Mayoritas karena surat suara terkena noda tinta.

“Tidak banyak surat suara yang rusak. Dari 5 jenis surat suara yang rusak tidak sampai 300 lembar,” ujar Ahmad Hudri, ketua KPU Kota Probolinggo.

Surat suara yang rusak ini mayoritas karena adanya noda di surat suara. Noda ini berasal dari tinta untuk mencetak surat suara. “Ada juga sebagian yang robek,” ujarnya.

Seperti saat tahapan Pilkada, surat suara yang rusak ini akan dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan saat masa tenang.

“Kalau surat suara untuk mengganti yang rusak, kami hanya bisa menunggu sampai datang. Tidak tahu kapan datangnya,” ujarnya.

Saat ini KPU Kota Probolinggo bersama PPK dan PPS menata surat suara untuk masing-masing tempat pemungutan suara (TPS). “Lima hari ini yang dikerjakan penataan surat suara untuk TPS di Kecamatan Mayangan,” ujarnya.

Jika ada kekurangan surat suara di Mayangan karena ratusan surat suara rusak tadi, menurut Hudri, bisa diambilkan di TPS lain. “Untuk surat suara sebenarnya tiap TPS sudah ada data jumlahnya. Jika ada yang kurang bisa diambilkan dari TPS lain,” ujarnya.

Namun, hal ini menurutnya sulit dilakukan jika yang kurang adalah surat suara DPRD Kota Probolinggo. Sebab, di tiga dapil, gambar surat suaranya berbeda. (put/hn)