Polisi Telusuri Barang Bukti Lain Penipu Berkedok Penawaran Proyek

PASURUAN – Kepolisian terus mengembangkan kasus penipuan dan penggelapan berkedok tawaran proyek. Usai membekuk Achmad Ichsan sebagi pelaku utamanya, kini korps Bhayangkara mengembangkan kasus itu. Penyelidikan kembali dilakukan untuk menelusuri keberadaan barang bukti lain yang turut digelapkan pelaku.

Kasatreskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso membeberkan, korban mengalami kerugian total senilai Rp 193 juta. Angka itu ditemukan bukan hanya dari uang yang digelapkan pelaku. Jumlahnya mencapai Rp 65 juta.

Akan tetapi, selain uang, pelaku juga turut menggelapkan dua kendaraan milik korban. Yakni mobil Blazer serta motor Supra X. Dari penangkapan pelaku, polisi hanya berhasil mengamankan mobil saja.

“Mobilnya kami amankan dari pihak ketiga. Karena pelaku sudah menggadaikannya ke orang lain. Sedangkan uang yang senilai Rp 65 juta itu sudah habis,” jelas Slamet.

Ia menegaskan, pihaknya kini masih menelusuri keberadaan motor Supra X milik korban yang turut digelapkan pelaku. Menurut Slamet, motor tersebut juga diduga telah digadaikan oleh pelaku. Karena itu pihaknya kini masih mendalami keterangan dari pelaku.

“Makanya kami lakukan lidik lebih lanjut, digadaikan ke siapa motor itu,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Achmad Ichsan, 31, diamankan Tim Resmob Suropati Polresta Pasuruan lantaran menipu temannya berbekal tawaran proyek dengan nilai fantastis. Selain meminjam uang yang dijanjikan akan berlipat ganda dari keuntungan proyek, pelaku juga menggelapkan dua kendaraan milik korban. (tom/fun)