Soroti Target PAD Uji Tera yang Tiap Tahun Stagnan

BANGIL – DPRD Kabupaten Pasuruan menilai target pendapatan dari retribusi pengujian tera, stagnan. Sebab, target yang ditetapkan Disperindag tahun ini lebih kecil dari realisasi tahun lalu.

Tahun lalu, realisasi PAD dari retribusi pengujian tera mencapai Rp 554 juta. Sementara tahun ini, justru Cuma ditarget Rp 450 juta.

Anggota komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Rohani Siswanto mengatakan, target yang diancang-ancang Pemkab tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Bahkan, cenderung lebih rendah jika dibandingkan realisasi tahun 2018.

“Realisasinya tahun lalu kan Rp 554 juta. Harusnya, target tahun 2019 ini disesuaikan dengan realisasi tahun lalu,” ulas Rohani.

Ia pun mendorong agar Disperindag lebih maksimal dalam menggenjot pendapatan dari uji tera. Supaya, perolehan PAD benar-benar bisa ditingkatkan.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto menegaskan, bakal mengoptimalisasi retribusi dari pengujian tera. Sehingga, bisa menyokong PAD.

“Optimalisasi uji tera akan terus kami lakukan. Sehingga, bisa menopang PAD,” sampainya.

Ia menargetkan, setidaknya bisa meraih pendapatan uji tera hingga Rp 450 juta. Pendapatan tersebut diperoleh dari beberapa sektor. Termasuk pengujian timbangan. (one/fun)