Tahun Ini Benahi 2 Ribu RTLH, Pencairannya Diprediksi sebelum Lebaran

BANGIL – Ribuan rumah tak layak huni di Kabupaten Pasuruan, ditargetkan bisa segera direhab. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi persoalan hunian tak layak di Kabupaten Pasuruan.

Tahun ini, Pemkab Pasuruan pun menyiapkan dana Rp 25 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk membenahi 2 ribu RTLH di Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib menyampaikan, proses rehab 2 ribu rumah tak layak huni di Kabupaten Pasuruan sudah masuk pemberkasan pencairan. Ada lebih dari seribu rumah yang sudah disiapkan untuk pengajuan pencairan.

“Target kami sebelum Lebaran sudah mulai dilakukan pencairan. Sehingga, rehab tersebut bisa segera dilaksanakan,” kata Misbah.

Menurut Misbah, setiap tahunnya Pemkab mengalokasikan dana untuk bedah rumah warga yang dianggap tidak layak. Program tersebut sudah berlangsung sejak 2003.

Hingga saat ini, sudah ada 6.874 RTLH yang dibenahi dengan support APBD. Belum termasuk sokongan pusat ataupun swasta. Meski begitu, pihaknya mengakui masih banyak rumah yang tak layak.

Jumlahnya bisa mencapai lebih dari 10 ribu unit hingga saat ini. Hal tersebut, salah satunya dipengaruhi munculnya keluarga baru yang akhirnya membutuhkan sentuhan.

“Karena itulah, kami mengalokasikan kembali dana untuk RTLH. Bahkan, lebih besar dibanding sebelum-sebelumnya. Supaya, mempercepat pengentasan rumah tak layak huni di Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. (one/fun)