Gondol Kotak Uang WC Umum, Kuli Bangunan Dibekuk usai Terjatuh dari Motor

BANGIL – Adanya kotak uang ponten atau WC umum yang tidak dijaga di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, membuat Sudarmanto, 51, ngiler. Pikiran jahat warga Desa Kolursari, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, itu langsung bekerja. Sabtu (16/3), dia nekat menggondolnya.

Syukur, aksinya diketahui warga sekitar yang langsung mengejarnya hingga berhasil diamankan. Pencurian itu terjadi sekitar pukul 03.00. Saat itu Hadi, yang biasanya menjaga WC umum ini sedang berada di seberang mengecek besi bangunan yang juga jadi tanggung jawabnya.

Sekitar pukul 03.00, Hadi melihat ada orang masuk WC umum tempatnya bekerja. Karena WC Umum yang banyak digunakan warga yang lewat, Hadi hanya melihat dari kejauhan. Eh, rupanya Sudarmanto nekat membawa kabur tempat uang terbuat dari kaleng itu. Tanpa komando, Hadi langsung mengejarnya menggunakan sepeda motor.

“Pelaku lari cepat-cepat membawa kotak ponten lalu ke Timur sambil membawa kotak ponten dengan motor. Otomatis Hadi mengejar dengan motor juga,” ujar Sudirman, 57, warga Desa Kolursari.

Sekitar 300 meter dari lokasi kejadian, Hadi berhasil menghadang pelaku yang sampai terjatuh dari motornya. Sejumlah warga yang berada Pasar Bangil, juga ikut membantu Hadi. Bahkan, pelaku hampir menjadi bulan-bulanan massa. Beruntung pelaku segera diamankan ke Polsek Bangil.

Sudirman mengatakan, dalam setahun terakhir sudah empat kali kotak WC umum ini hilang. “Kotak ponten (WC umum) ini memang isinya sukarela. Namun, dalam setahun ini sudah ada empat kali hilang dan selalu di jam yang sama setiap dini hari,” ujarnya.

Terpisah Kanit Reskim Polsek Bangil Ipda Budi Luhur Sejati mengatakan, Sudarmanto sudah diamankan. Namun, pihaknya berusaha menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Ia juga memastikan, Sudarmanto tak sampai dimassa.

“Pelaku ini kuli bangunan yang baru pulang dari kerja di Surabaya. Saat pulang hanya membawa Rp 10 ribu dan sudah habis buat ngopi. Saat di ponten kok melihat kotak dan ada isinya, akhirnya tergiur untuk mengambilnya,” jelasnya. (eka/rud)