Total Sudah 244 Penderita Demam Berdarah di Kab Probolinggo, 5 Meninggal

PROBOLINGGO – Kasus penyakit serangan penyakit demam berdarah (DB) masih menghantui masyarakat Kabupaten Probolinggo. Jumlah penderita DB terus bertambah. Hingga pertengahan bulan ini, tercatat sudah ada 244 kasus DB. Bahkan, penderita DB yang sampai meninggal juga bertambah. Terakhir ada 5 penderita DB yang tidak terselamatkan alias meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten setempat, Anang Budi Yoelijanto saat dikonfirmasi mengatakan, kasus demam berdarah tetap menjadi perhatian serius pihaknya. Sebab, jumlah penderita DB terus bertambah. Sampai berita ini ditulis, ada 244 kasus DB yang hampir tersebar di semua kecamatan Kabupaten Probolinggo.

Terakhir ada 244 kasus demam berdarah. Penderita yang meninggal juga bertambah. Sampai bulan ini, ada 5 penderita demam berdarah yang meninggal,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (17/3).

Anang menjelaskan, rupanya, penyakit DB itu cukup ganas. Terbukti, upaya penanganan yang dilakukan pada penderita DB itu tidak bisa menolong korban. Penderita DB yang meninggal itu, sudah sempat mendapatkan penanganan. Namun, kondisi penderita DB makin menurun dan akhirnya tak dapat diselamatkan.

“Kasus demam berdarah memang cepat membuat kondisi pasien drop dan makin memburuk. Bahayanya, kasus demam berdarah tidak dapat diprediksi,” terangnya.

Anang menambahkan, pihaknya terus berupaya dan memaksimalkan puskesmas, desa dan petugas kesehatan lainnya untuk galakkan gerakan PSN 3M plus. Paling tidak, supaya bisa menekan angka kasus DB yang terus bertambah.”

“Bulan ini diprediksi puncak dari curah hujan, masyarakat diharapkan untuk lebih waspada dengan kesehatan dan kebersihan lingkungannya,” terangnya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kasus DB selama tiga tahun terakhir, ternyata masih tinggi. Termasuk kasus DB selama bulan ini, tergolong tinggi jika dibanding awal tahun kemarin. (mas/fun)