Internet di Kantor Pemkot Sering Lemot Akibat Streaming di Jam Kerja

PANGGUNGREJO – Persoalan lemotnya akses internet yang acapkali dikeluhkan pegawai di lingkungan Pemkot Pasuruan, akhirnya ditemukan. Penyebabnya tak lain akibat adanya pegawai yang sering mengakses situs streaming video, saat jam kerja. Agar tak menjadi persoalan panjang, pemkot menyiapkan pemblokiran internal di saluran internet milik pemkot.

Pemblokiran ini juga upaya pemkot agar para pegawai bisa meningkatkan kinerja. Dengan begitu peraturan ketat penggunaan akses internet khususnya untuk layanan video streaming selama jam kerja, akan dibatasi.

Situs streaming yang bakal diblokir ini adalah youtube, vidio dan vimeo. Pemblokiran ini akan dilakukan selama jam kerja mulai pukul 07.00 sampai pukul 16.00. Rencana ini bahkan sudah disiapkan berupa surat edaran tentang pemblokiran situs streaming oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kota Pasuruan, Fendy Krisdiyono membenarkan rencana pemblokiran situs streaming. Hal ini bakal mulai dilaksanakan sejak awal April mendatang. Saat ini, Diskominfo sudah menyampaikan rencana ini pada ASN.

“Betul itu. Saat ini kami sudah melakukan sosialisasi pada ASN melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Pemblokiran dilakukan pada jaringan internet kantor,” ungkapya.

Fendy-sapaan akrabnya menjelaskan pemblokiran ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Diskominfo pada 2 Januari 2019 lalu. Sebab, saat Pemkot mengaktifkan website layanan Sistem Informasi Jabatan dan Kinerja (SI-JAJA), Diskominfo mendapatkan keluhan lemotnya jaringan.

Usai diusut salah satu penyebab lemotnya SI-JAJA karena kerap disalahgunakan oleh ASN untuk membuka situs streaming saat jam kerja. Tidak jarang pula, ada ASN yang memanfaatkan saat istirahat namun tidak langsung dimatikan saat jam istirahat berakhir.

“Bahkan ada pula yang membuka streaming, waktu diminta untuk melakukan aktivitas lain streaming yang dibukanya tidak langsung ditutup. Akibatnya layanan seperti pengadaan kerap lemot,” kata Fendy.

Menurutnya, Teno sangat mengapresiasi permohonan pemblokiran situs streaming saat jam kerja. Sebab, ini sebagai bentuk upaya peningkatan kinerja ASN di lingkungan Pemkot Pasuruan serta upaya peningkatan mutu keandalan jaringan internet yang difasilitasi oleh Diskominfo.

“Kalau membuka streaming dengan menggunakan kuota pribadi itu terserah ASN. Tidak ada larangan asalkan kewajiban dan tugas mereka sudah rampung,” pungkasnya. (riz/fun)