Lapor Polisi Dibegal, Ternyata Motor Dibawa Teman

SUMBERASIH – Laporan pembegalan Misbahul Munir, 17, seorang pelajar asal Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo ke Polsek Sumberasih, ternyata bohong. Motornya, bukan dibawa kabur begal, melainkan digondol teman nongkrongnya.

Munculnya laporan pembegalan ini merupakan inisiatif temannya, Atok. Ia merupakan orang yang meminjam motor korban bersama teman lainnya, Eko. Sejauh ini, Atok masih menjadi saksi. Sedangkan, Eko belum diketahui keberadaannya.

Kapolsek Sumberasih AKP Wahyudi mengatakan, korban oleh Atok diminta melaporkan kasusnya sebagai kasus pembegalan. Dari hasil penyelidikan diketahui, ternyata malam itu sepeda motor korban dipinjam Atok dan Eko.

Diberitakan sebelumnya, Misbahul Munir, mendatangi Mapolsek Sumberasih. Kepada polisi, dia mengaku dibegal di Jalan Raya Bromo, Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Minggu (17/3), pukul 00.10. Ia mengaku motor Honda Beat bernopol N 4359 SH digondol pelaku.

Setelah diselidiki, pelajar kelas XI itu tidak dibegal. Melainkan, sepeda motornya dipinjam Atok dan Eko. Namun, oleh Eko tidak dikembalikan. “Jadi bukan dibegal. Tapi, motornya dipinjam oleh Atok dan Eko. Selanjutnya tidak dikembalikan. Oleh Atok, korban disuruh laporan kena begal,” ujar Wahyudi.

Menurut Wahyudi, Atok menyuruh korban melapor kena begal karena takut kepada orang tua korban. Korban yang juga takut kepada orang tuanya, mengamininya.

Sampai Senin malam (18/3), Atok masih dimintai keterangan sebagai saksi. “Atok sementara masih saksi. Kami tunggu sampai Eko tertangkap,” ujarnya. (rpd/rud)