Maling Love Bird di Pandaan Ini Tewas Dimassa

MEREGANG NYAWA: Jenazah pencuri burung saat berada di Puskesmas Pandaan. Pelaku mengalami luka parah usai dihakimi massa lantaran mencuri burung, Selasa (19/3) dini hari. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN – Ketenangan warga Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (19/3) terusik. Ini terjadi usai kampung mereka disusupi pencuri yang menggondol burung milik warga sekitar.

Barang bukti Love Bird yang diamankan. (Istimewa)

Informasinya, aksi pencurian itu terjadi pukul 03.15. Saat itu pelaku menyasar rumah Toni Handoko, 35.

Korban memang memiliki burung di rumahnya. Burung-burung itu biasa digantung dengan sangkarnya, di teras rumah.

Menjelang pukul 03.00, korban mendengar suara dari teras rumah. Ketika korban melakukan pengecekan, korban melihat ada orang yang mengambil burungnya. Spontan melihat kejadian tersebut korban berteriak “Maling,. Maling”. Sehingga pelaku melarikan diri dan dikejar oleh korban yang dibantu warga.

Pelaku berhasil dibekuk dan selanjutnya dibawa oleh massa ke Balai Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo.

Setelah mendapat laporan warga, petugas polsek Pandaan tiba di TKP untuk mengamankan dan membawa pelaku ke Puskesmas Pandaan.

Namun, ketika sampai di Puskesmas Pandaan, pelaku diketahui bahwa sudah meninggal dunia.

Dalam insiden ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 1 ekor burung jenis Love Bird beserta dengan sangkarnya, 1 buah kunci T, 1 unit kendaraan Honda Vario, warna putih bernopol N-2294-TDB.

“Pelakunya saat mencuri burung tepergok korban, akhirnya dikejar dan tertangkap. Selanjutnya babak belur dimassa,” terang Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Suparlan.

Polisi sampai kini belum menemukan identitas pelaku. Pasalnya, jenazah pelaku yang kini sudah berada di RSUD Bangil tersebut, tak ditemukan identitas sekalipun. (zal/fun)