Duh, 533 Ha Sawah di Kabupaten Pasuruan Terendam Banjir

REJOSO – Musim hujan kali ini sudah beberapa kali merendam sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan. Total 533 hektare areal sawah di kawasan setempat pun terdampak banjir.

Data itu, dirilis Dinas Pertanian (Disperta) setempat. Kepala Disperta Kabupaten Pasuruan Ihwan menerangkan, hingga Selasa (19/3), ratusan hektare sawah masih terendam banjir.

“Yang paling tinggi di daerah (Kecamatan) Rejoso. Air laut pasang bersamaan dengan tingginya curah hujan, mengakibatkan sungai meluap dan akhirnya menggenangi lahan sawah petani,” ungkapnya.

Total di Kecamatan Rejoso sawah yang tergenangi banjir seluas 280 hektare. Dengan rincian terdampak di 5 desa. Yakni, Desa Kedungbako, Jarangan, Pateguran, Rejoso Lor, dan Sambirejo.

Sementara Kecamatan Kraton total ada 175 hektare sawah terimbas banjir. Sawah yang terdampak banjir di Kraton tersebar di 5 desa. Yaitu, Desa Kraton, Semare, Slambrit, Ngabar, dan Pulokerto.

Sedangkan sisanya, di Kecamatan Gempol, Winongan, dan Grati. Dari data tersebut, Ihwan mengatakan genangan air hanya terjadi 1-3 hari. Sehingga, ketika air surut, sawah tidak terjadi kerusakan. “Kerusakan baru terjadi bila genangan air lebih dari 1 minggu. Sehingga, sampai sekarang belum ada yang sampai puso atau rusak,” ungkapnya.

Namun, bila ada yang sampai rusak, Dinas Pertanian bakal melakukan pendataan dan melaporkan ke BPBD termasuk ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. “Sifatnya kami hanya melakukan pendataan atau melaporkan, terkait apakah ada bantuan berupa bibit atau benih, kami masih belum tahu,” jelas Ihwan. (eka/mie)