Pasutri asal Prigen Bersekongkol Memeras Modus Tuduh Korban Selingkuh

BANGIL – Pasangan suami-istri M. Kobar, 28 dan Firda Mukasih, 23, ini cukup kompak. Sayang kekompakan pasangan asal Sekarjoho, Prigen, Kabupaten Pasuruan, ini dalam hal negatif; melakukan pemerasan. Lihat videonya disini.

Walhasil, kini keduanya harus meringkuk di balik sel tahanan. Keduanya ditangkap anggota Satreskrim Polres Pasuruan saat tengah berada di Pom Bensin Kuti, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Sabtu malam (16/3).

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima mengatakan, keduanya melakukan tindak pemerasan, Rabu (6/3) siang. Korbannya adalah Agus Wahyudi, 31, warga Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.

Tindak pemerasan itu berawal dari perkenalan korban dengan Firda Mukasih melalui facebook. Perkenalan itu berlanjut dengan rencana bertemu di dunia nyata.

“Saat itulah, tersangka K (Kobar) menyusun rencana pemerasan. Ia meminta agar istrinya bertemu dengan korban dan menyusun skandal perselingkuhan,” kata Dewa.

Pertemuan darat pun berlangsung di warung Giras, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan sekitar pukul 14.00. Usai melakukan kencan singkat itu, korban dan Firda menuju parkiran.

Saat itulah, Kobar datang seolah-olah memergoki keduanya melakukan perselingkuhan. Kobar tidak datang sendirian. Tetapi, bersama S (inisial) yang berperan dan mengaku sebagai seorang intel.

“Padahal, bukan (anggota polisi). Pelaku S yang mengaku intel itu, sekarang masih menjadi buruan kami,” urai perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Korban pun ditekan pelaku akan dilaporkan ke polisi atas tuduhan perselingkuhan tersebut. Korban semakin ketakutan, setelah pelaku memukulinya.

Di tengah rasa takut itulah, korban menyerahkan uang Rp 500 ribu sebagai uang “damai”. Bukan hanya uang yang diminta para pelaku, karena motor Honda Vario milik korban juga diembat sebagai jaminan. “Motor tersebut kemudian digadaikan dengan jaminan uang Rp 2,5 juta,” sampainya.

Agus akhirnya tersadar telah menjadi korban pemerasan beberapa hari kemudian. Ia selanjutnya melaporkan perkara yang menimpanya itu ke polisi. Dari laporan itulah, petugas bergerak dan melakukan penangkapan. “Mereka kami tangkap sekitar pukul 19.00,” jelas suami dari mantan bintang FTV, Kadek Devi itu.

Kepada wartawan, Kobar mengaku baru sekali melancarkan aksi pemerasan tersebut. Istrinya, Firda menambahkan, kalau hasil kejahatan itu digunakan untuk membeli kosmetik. “Kosmetik yang saya beli untuk dijual lagi,” ungkap Firda.

Kini, karena ulahnya itu, kedua tersangka dijerat pasal 368 KUHP tentang Pemerasan. Mereka diancam hukuman 9 tahun penjara. (one/mie)