Urai Kemacetan, Penjual Bunga di Depan Pasar Baru Bakal Dipindah

MAYANGAN – Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo berencana menempatkan para penjual bunga di depan pintu masuk Pasar Baru. Tujuannya, tidak lain untuk mengurai macet.

Kepala DKUPP Gatot Wahyudi mengatakan, dari hasil rapat evaluasi bersama, penjual bunga dianggap sebagai salah satu sumber kemacetan di Pasar Baru. Selama ini, mereka berjualan di trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki. Karena itu, mereka sementara waktu dipindah ke depan pintu Pasar Baru.

Gator menyebut, ada rencana berembuk dengan penjualan bunga, Senin. Namun, ditunda. Rencananya, mereka akan dikumpulkan Minggu ini.

“Saat ini kami khususkan untuk penjual bunga dulu. Nantinya bertahap,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya berencana khusus untuk pedagang bunga akan dipindahkan ke pintu masuk bagian depan Pasar Baru. “Namun, kami tetap akan kumpulkan dan bicara dulu dari hati ke hati. Mengingat mereka berjualan di sana sudah belasan tahun,” bebernya.

Selanjutnya, menurut Gatot, penertiban akan dilakukan setelah Pilpres, sesuai dengan rencana Wakil Wali Kota H. Muhammad Soufis Subri. “Jadi, setelah pilpres, nantinya bukan hanya PKL yang ada di Pasar Baru, namun juga PKL di utara Pasar Baru, akan ditertibkan. Ini, seperti yang disampaikan Wakil Wali Kota,” pungkasnya. (rpd/hn)