DPTb Tahap Kedua di Kota Pasuruan Bertambah 673 Pemilih

PASURUAN – Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pada Pemilu 2019 di Kota Pasuruan mengalami perubahan. Hal itu diketahui saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat menggelar rapat pleno penetapan DPTb tahap kedua, Rabu (20/3).

Jika pada rapat pleno yang ditetapkan 18 Februari lalu, DPTb di Kota Pasuruan sebanyak 1.132 pemilih, kali ini jumlahnya bertambah. Yaitu menjadi 1.805 pemilih. Artinya, dalam sebulan jumlah DPTb bertambah sebanyak 673 pemilih. Jumlah itu ditambahkan berdasarkan rekapitulasi terbaru.

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Pasuruan A Sofyan Sauri membeberkan, pemilih yang dicantumkan dalam DPTb itu berasal dari berbagai basis pemilih. Selain warga yang memang pindah domisili, sebagian juga dari kalangan santri dan warga binaan di Lapas IIB Pasuruan.

“Pemilih masuk itu sudah terdaftar dalam DPT di domisili asal. Maka, ketentuannya ketika pindah pilih difasilitasi dalam DPTb,” katanya seusai rapat pleno di sebuah rumah makan di Pasuruan itu.

Ia juga menyebut, ada beberapa warga Kota Pasuruan yang pindah pilih. Rinciannya, sebanyak 122 pemilih keluar yang mengurus di daerah asal. Dan 412 pemilih keluar yang mengurus di daerah tujuan.

“Pemilih keluar itu merupakan warga Kota Pasuruan yang pindah pilih ke daerah lain. Namun nanti yang kami umumkan, data by name by address yang dipampang di TPS itu nanti hanya pemilih yang masuk saja,” jelasnya.

Dengan ditetapkannya DPTb tahap kedua itu, kata Sofyan, pelayanan pindah pilih juga sudah ditutup. Sebab hal itu telah memang dibatasi hingga H-30 sebelum pemungutan suara, 17 April mendatang.

“Jadi KPU sudah tidak bisa memfasilitasi pengurusan form pindah pilih, baik keluar ataupun masuk sejak 17 Maret,” ungkapnya. (tom/fun)