Kejaksaan Resmi Berlakukan e-Tilang, Begini Alur Pembayarannya

KRAKSAAN – Sejak Rabu (20/3), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo resmi memberlakukan pembayaran tilang secara online. Denda tilang yang harus dibayarkan melalui elektronik ini, dinilai manjur untuk menghindari praktik calo dan pungli.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di ruang pembayaran tilang, sudah ada dua orang petugas. Petugas itu bukan dari kejari, melainkan dari perbankan yang membantu proses pembayaran.

Petugas dari kejari hanya menangi pengembalian berkas. Itu, setelah para pelanggar lalu lintas melakukan pembayaran pada petugas perbankan yang standby di lokasi. Proses seperti itu, akan diberlakukan terus oleh kejari guna menghindarkan dari pungli.

Nadda Lubis, Kepala Kejari setempat mengatakan, proses yang seperti itu merupakan lanjutan dari penandatanganan pakta integritas pada waktu lalu. Salah satunya yaitu wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi. “Ini langkah yang kami lakukan guna mencegah korupsi, pungli dan lain sebagainya di kantor kami. Jadi kami sudah tidak menerima pembayaran cash. Tetapi secara online,” ujarnya.

Menurutnya, itu adalah upaya serius untuk memerangi tindak pidana korupsi. Sebab, dengan cara pembayaran yang dilakukan secara online, maka dipastikan tidak bisa untuk dimainkan. “Jadi kami serius untuk memerangi,” ungkapnya.

Meskipun pembayarannya online, para pelanggar lalu lintas harus tetap datang ke kejari. Itu, karena mereka mengambil surat surat yang disita oleh kepolisian, berada di kejari. “Kalau (bayar) di luar juga bisa, tetapi untuk mengambil surat yang disita saat ditilang tetap di kejari,” tandasnya. (sid/fun)