Pelunasan Haji di Kab Pasuruan Ditarget Rampung Sebulan

PASURUAN – Calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Pasuruan yang dijadwalkan berangkat tahun ini melakukan perekaman biometrik mulai Selasa (19/3). Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan menargetkan perekaman biometrik ini bisa selesai dalam waktu sebulan.

Demi mempercepat prosesnya, CJH akan melakukan perekaman di Malang dan Surabaya. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Pasuruan Imron Muhadi mengatakan, mulai tahun ini sebelum mengurus visa CJH yang hendak berangkat ke Makkah, wajib melakukan perekaman biometrik milik imigrasi Arab Saudi.

“Sebelumnya, perekaman biometrik ini dilakukan H-1 di asrama haji sebelum pemberangkatan. Namun, tahun ini dari Permintaan Arab Saudi meminta sudah ada perekaman biometrik sebelum mengurus visa,” ujarnya.

Menurut Imron, di Jawa Timur ada tiga lokasi perekaman biometrik. Masing-masing di Surabaya, Malang, dan Banyuwangi. Di sana, CJH akan melakukan perekaman biometrik mata dan sidik jari. “Minggu lalu sudah kami ajukan jadwal. Per harinya ada sekitar 45 yang diundang. Karena se-Jawa Timur, sehingga harus menunggu antrean untuk dipanggil,” ujarnya.

Supaya lebih cepat, Kemenag Kabupaten Pasuruan akan membagi perekaman biometrik ke dua tempat, yaitu Malang dan Surabaya. Targetnya bulan ini semua CJH sudah melakukan perekaman biometrik, sehingga bulan depan sudah bisa mengurus visa.

“Sementara ini masih 95 persen yang paspornya masuk, sambil bertahap dilengkapi dan perekaman biometrik. Sehingga, bulan depan sudah lengkap, tinggal mengurus visa,” ujarnya.

Diketahui, tahun ini di Kabupaten Pasuruan tercatat ada 1.589 CJH yang masuk kuota dan dijadwalkan berangkat tahun ini. Ditambah 92 CJH cadangan. Namun, sebelum berangkat mereka harus melakukan perekaman biometrik. (eka/fun)