Polisi Dalami Keterlibatan Pelaku Lain yang Terlibat di Insiden Maling Burung Tewas Dimassa

PANDAAN – Agung Ari Wibowo, 31, warga Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, memang sudah tewas dimassa. Namun, polisi masih terus menyelidiki kasus pencurian burung dan sepeda motor tersebut. Sebab, polisi menduga ada pelaku lain yang belum tertangkap.

“Pelaku utamanya memang sudah tewas. Secara prosedural kasus ini tetap kami kembangkan penyelidikannya secara lebih mendalam. Karena ditengarai atau diduga kuat ada pelaku lain yang ikut terlibat,” ujar Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Suparlan.

Untuk menyelidiki kasus ini lebih dalam, pascakejadian Suparlan mengaku, sudah memeriksa lima saksi. Di antaranya, empat orang saksi lapangan, termasuk korban atau pemilik burung yang dicuri pelaku. Kemudian, satu orang lainnya istri pelaku.

Semua saksi diperiksa secara bergiliran di Mapolsek Pandaan. Keterangan mereka juga langsung dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Selain itu, pihaknya juga menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Sejumlah saksi yang kami periksa sempat melihat dua orang berboncengan mengendarai motor jenis matik. Saat kejadian posisinya agak jauh dari TKP. Namun, seketika itu langsung kabur ke arah jalan raya. Ini, yang sedang kami dalami,” ujarnya.

Suparlah mengatakan, pelaku mencuri sepeda motor di Kecamatan Gempol dan burung di Kecamta Pandaan, secara logika tidak mungkin sendirian. Kemungkinan besar bersama pelaku lain, bisa satu, dua, atau bahkan lebih. “Penyelidikan lebih dalam tetap kami lakukan dan kami berkoordinasi aktif dengan Polsek Gempol. Mudah-mudahan membuahkan hasil,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Selasa (19/3), Agung Ari Wibowo, tewas setelah dimassa warga di Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Dia dihakimi warga setelah tertangkap tangan mencuri burung jenis lovebird milik Toni Handoko, 35.

Usai dimassa, pelaku sempat di dilarikan ke IGD Puskesmas Pandaan. Namun, sesampai di Puskemas, pelaku diketahui sudah meninggal. Dia mengalami sejumlah luka lebam dan sobek di kepala. Dalam kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, seekor lovebird beserta sangkarnya; satu kunci T; serta satu unit motor Honda Vario bernopol N 2294 TDB yang digunakan pelaku. Ternyata, sepeda motor ini milik Yoyok Rusdianto, 40, warga Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.

Yoyok mengaku motornya raib digondol maling ketika diparkir di dalam rumahnya. Ia mengetahui, motornya hilang pukul 03.00. Namun, ia baru melapor ke Polsek Gempol sekitar pukul 10.30. (zal/fun)