Tambal Sulam Jalur Pantura di Gempol, Dianggarkan Segini

BANGIL – Banyaknya jalan berlubang di Jalur Pantura mulai Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan sampai Kota Probolinggo, mulai mendapat perhatian. Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) mulai turun memperbaikinya. Meski sebatas tambal sulam, proyek ini dialokasikan hingga Rp 19 miliar.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Jalan Pantura mulai Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan hingga Kota Pasuruan cukup banyak yang berlubang. Salah satunya di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Bangil. Di sana ada lubang selebar 20 sentimeter dengan kedalaman sekitar 15 sentimeter.

Banyaknya lubang ini juga dikeluhkan sejumlah pengendara. Salah satunya, Ryan Trianto, 34, warga Kersikan, Kecamatan Bangil. Menurutnya, jalan berlubang di sekitar Alun-alun Bangil itu cukup membahayakan. “Karena pengendara roda dua sering tidak tahu di depannya ada lubang cukup dalam. Sehingga, kalau hujan dan licin banyak yang akhirnya jatuh karena tidak tahu ada lubang,” ujarnya.

Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII wilayah Gempol-Pasuruan-Probolinggo Rudi Napitupulu mengatakan, sejak awal Maret ini BBPJN mulai melakukan rekayasa lapangan dan survei mulai dari jalan Gempol sampai Kota Probolinggo. “Dalam survei ini kami juga menutup jalan yang berlubang untuk diperbaiki,” ujarnya.

Menurutnya, selama musim hujan ada laporan dari masyarakat terkait jalan berlubang dan membahayakan. Karenanya, pihaknya memperbaikinya secara sementara dengan cara tambal sulam. Agar tidak semakin membahayakan pengendara. Pengerjaan tambal sulam ini ditarget selesai pada pertengahan April. “Setelah itu kami ukur ulang, selanjutnya jalan berlubang itu akan ditangani dengan lebih efektif,” ujarnya.

Rudi mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan jalan di Jalur Pantura berlubang. Di antaranya, karena beban kendaraan yang melintasinya cukup berat. Juga ada yang karena genangan air hingga membuat kualitas jalan menurun. Setelah dievaluasi, sejumlah titik akan diperbaiki lebih lanjut agar kualitasnya lebih baik. (eka/fun)