Dua Ponsel Panwascam Wonorejo yang Dicuri Sudah Dijual

MALU: Tersangka Ihyak (menutupi wajah) yang kini sudah mendekam di sel Mapolsek Wonorejo. Dia dibekuk lantaran mencuri ponsel. (Muhamad Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

WONOREJO – Tersangka kasus pencurian ponsel milik salah satu anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, sudah berhasil dibekuk. Namun, sampai Kamis malam (21/3) Polsek Wonorejo, Polres Pasuruan, belum menemukan dua ponsel yang dicuri.

Polisi memastikan, tersangka M. Ihyak, 25, telah melempar barang bukti hasil kejahatan itu kepada penadah. Dua ponsel itu dijual tersangka seharga Rp 1,5 juta dan uangnya telah dihabiskan.

Kapolsek Wonorejo AKP I Made Jayantara mengatakan, tersangka ditangkap setelah pihaknya menelusurinya berdasarkan ciri-ciri motor yang digunakan saat beraksi. Saat diringkus, tersangka juga mengakui perbuatannya. “Saat kami dalami, dua ponsel yang dicuri telah dilempar ke orang lain. Dijual oleh pelaku,” ujarnya.

Made mengaku, pihaknya mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik tersangka serta dus dan dua buku ponsel milik korban. Dua gawai itu dijual sesaat setelah tersangka mencuri. “Pelapor mengalami kerugian senilai Rp 3,5 juta,” ujarnya.

Karena itu, tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia kini tengah menjalani proses penyidikan dan ditahan di Mapolsek Wonorejo. Tersangka terancam hukuman lima tahun penjara. Ia disangka melanggar pasal 362 KUHP tentang Pencurian.

Diberitakan sebelumnya, Sabtu (16/3), M. Ihyak, ditangkap polisi karena mencuri dua ponsel milik salah seorang anggota Panwascam Wonorejo, pada 21 Februari 2019. Sebelum menggondol dua handphone, tersangka berkeliling di sekitar rumah korban menggunakan motor.

Warga Desa Sidowayah, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, itu mencuri di rumah korban yang tengah dalam kondisi pintu terbuka dan sepi. Tersangka menggondol handphone korban yang sedang dicas. (tom/fun)