Pemuda Rondokuning Edarkan Pil, Lihat Nih Barang Buktinya Sampai 990 Butir

PAJARAKAN- Warga Desa Rondokuning, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Dody Dwi Marta, 24, diamankan anggota Polres Probolinggo. Rabu (20/3) lalu, dia dibekuk polisi karena disangka tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi. Tersangka dibekuk di rumahnya sekitar pukul 20.30.

Kini, tersangka ditahan di Mapolres Probolinggo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia disangka melanggar pasal 197 dan pasal 196 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan.

Kasat Narkoba Polres Probolinggo Iptu Sujilan mengatakan, tersangka dibekuk setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Mereka mengaku resah dengan adanya penjualan pil Tryhexyphenidil dan Dextro di daerahnya. “Demi membuat warga nyaman, kami menelusuri informasi tersebut,” ujarnya.

Hingga akhirnya ada seorang remaja yang dicurigai. Dialah Dody. Setelah memastikan dia mengedarkan pil, pihaknya langsung membekuknya. “Kami tangkap di rumahnya dan langsung kami bawa ke kantor. Kami memeriksa lebih dalam pelaku mendapatkan barang dari mana, sehingga bisa diputus rantai peredarannya,” ujarnya.

Dari tangan tersangka, Sujilan mengaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Berupa 990 butir pil Dextro kuning, 950 butir pil Tryhexyphenidil, dan uang Rp 240.000. “Karena perbuatannya, dijerat dengan pasal 197 dan atau 196 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan,” ujarnya. (sid/fun)