Coba-coba Jual di Pasuruan, Kurir Sabu asal Surabaya Ditangkap

BANGIL – Punya bisnis sampingan, sah-sah saja dilakukan. Asalkan tidak melawan hukum. Seperti yang dilakukan Bayu Wicaksono, 31, warga Gunung Anyar Jaya, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Gara-gara menjadikan kurir narkoba sebagai pekerjaan sampingan, Bayu pun dipenjara.

Lelaki yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini diringkus anggota Satreskoba Polres Pasuruan, Selasa (19/3) malam. Ketika itu, ia hendak mengantar sabu-sabu ke pemesan di depan Indomaret, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil, sekitar pukul 19.00.

Lama menunggu, ternyata bukan pemesan yang datang. Justru polisi yang kemudian menangkapnya.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono mengungkapkan, tersangka sudah beberapa bulan terakhir menjadi kurir sabu-sabu. Biasanya, dia beroperasi di Surabaya.

“Namun, belakangan ia coba-coba di Pasuruan,” kata Nanang.

Gerak-geriknya pun tercium petugas yang kemudian melakukan penangkapan. Saat ditangkap, petugas mengamankan sejumlah barang bukti darinya.

Yaitu, sabu-sabu seberat 0,46 gram. Serta, jaket dan sebungkus rokok yang dijadikan tempat menyimpan sabu-sabu.

Karena perbuatannya itu, tersangka dianggap melanggar pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, hukuman 10 tahun penjara. (one/fun)