Dispendukcapil Kab Pasuruan Kewalahan Menunggak 70 Ribu Lembar E-KTP

BANGIL – Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan kewalahan harus menyelesaikan tunggakan pencetakan KTP elektronik (e-KTP). Maklum, jumlahnya mencapai 70 ribu lembar. Untuk mempercepat proses pencetakan, Dispendukcapil pun minta pusat yang mencetak.

Hal ini diungkapkan Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko. Ia menguraikan, sudah mengusulkan ke pusat agar mencetak tunggakan e-KTP di Kabupaten Pasuruan. Tujuannya, untuk percepatan pencetakan e-KTP.

Sebab, dengan alat pencetakan yang dimiliki Dipendukcapil saat ini, tidak memungkinkan untuk mencetak seluruh tunggakan dengan cepat. Saat ini, menurut Yudha, tunggakan pencetakan e-KTP mencapai kisaran 70 ribu lembar.

“Sementara alat yang kami miliki, hanya lima unit. Alat itu maksimal hanya bisa mencetak 2 ribu lembar e-KTP per hari, mulai pukul 07.00 sampai pukul 23.00,” sampainya.

Karena itulah, pihaknya mengajukan pencetakan di pusat. Tujuannya, mempercepat proses pencetakan tunggakan e-KTP tersebut. “Kapasitas pencetakan di pusat bisa sampai 19 ribu per harinya. Jadi bisa lebih cepat,” sambungnya.

Menurut Yudha, ada 45 ribu lembar e-KTP yang diusulkan untuk dicetak di pusat. Dari jumlah itu, sudah ada 10.687 lembar e-KTP yang tercetak dan siap didistribusikan. Sisanya, masih menunggu giliran pencetakan.

“Karena kan pengajuannya bukan hanya dari kami. Tapi, dari daerah-daerah lain se-Indonesia,” tandasnya.

Yudha menambahkan, selain mengajukan ke pusat, juga akan dilakukan pencetakan di daerah. Sebanyak 25 ribu e-KTP akan dicetak di daerah.

“Jadi, 45 ribu kami ajukan pencetakannya ke pusat. Sementara sisanya, sebanyak 25 ribu kami cetak di daerah. Kami targetkan sebelum pemilu semuanya rampung tercetak,” urainya. (one/hn/mie)