Diwarnai Insiden Gapura Ambruk, PJB Tetap Jalan Terus

JADUL: Salah satu mainan yang disajikan di Pasoroean Djaman Bijen. Meski diwarnai insiden ambruknya gapura, event tahunan itu dipastikan terus dilanjut. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO – Insiden ambruknya atap gapura Pasoeroean Djaman Bijen (PJB), Jumat (22/3) tak akan memengaruhi gelaran event tersebut. Event tahunan itu dipastikan tetap jalan hingga Minggu (24/3) mendatang.

SEBELUM DAN SESUDAH: Kondisi gapura PJB sebelum ambruk dan sesaat setelah ambruk. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Kepastian itu diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo menjelaskan, gapura yang ambruk diterjang angin itu sudah dibongkar. “Untuk kegiatan PJB tetap berjalan seperti biasa.

Diketahui, PJB merupakan event rutin tahunan Pemkot Pasuruan. Dalam PJB, warga berasa kembali ke zaman dahulu. Mulai aneka jajan jadul, aneka pakaian jadul hingga mainan jadul seperti eggrang, sampai tabuh lesung.

Untuk tahun ini, PJB dibuka Jumat sore (22/3). Selang sejam usai event itu dibuka Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, diwarnai insiden gapura ambruk.

Akibatnya lima orang mengalami luka-luka. Satu bocah bahkan sampai patah tulang. Pemkot memastikan bertanggung jawab dan akan mengganti biaya pengobatan korban. (eka/mie)