Panther Tabrak Truk Parkir di Pajarakan, 6 Tewas

PAJARAKAN – Kecelakaan maut terjadi di jalur pantura, Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu pagi (23/3). Mobil Isuzu Panther yang melaju dengan kecepatan tinggi, menabrak truk yang tengah parkir. Data sementara, enam orang meninggal dalam insiden tersebut.

LUKA BERAT: Kondisi sejumlah bocah yang alami luka berat saat dirawat di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan. (Arif Mashudi/Radar Bromo)

Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 09.00. Menurut keterangan sejumlah saksi, mobil Isuzu Panther melaju dari arah barat.

Saat sampai di lokasi kejadian, mobil hilang kendali hingga menabrak truk yang tengah parkir. “Truk saya parkir sudah sekitar 2,5 jam yang lalu. Saya sedang ngopi, lalu tiba-tiba mobil itu menabrak dari belakang,” ujar Siswanto, sopir truk yang parkir.

Menurut Siswanto, mobil itu hilang kendali usai serempetan dengan dump truck. “Diserempet dump truck, terus mobilnya oleng. Lalu menabrak truk saya yang parkir. Saya parkirnya sudah di bahu jalan,” jelas Siswanto.

Akibat kecelakaan itu, sejumlah korban yang ada di dalam mobil terjepit. “Proses evakuasinya sejam lebih karena mobilnya masih ditarik dari belakang. Mobilnya nyantol ke truknya,” jelas Agus Efendi, salah satu saksi mata.

Sesaat usai kejadian, petugas kepolisian dan warga langsung mengevakuasi korban. Data sementara, korban meninggal ada 6 orang. Ada juga korban yang alami luka-luka. Mereka dilarikan ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

“Untuk kronologisnya, masih kami dalami. Yang jelas truk parkir. Mobil dari arah barat. Entah pengemudinya ngantuk, lelah atau benturan dari kendaraan lain, kami belum dapat informasi yang valid. Saat pertama kali datang kesini, upaya kami yang pertama, evakuasi korban,” jelas Ipda I Nyoman Harayasa, Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo.

Berdasarkan informasi yang didapat, rombongan penumpang mobil Isuzu Panther itu adalah sekeluarga. Mereka berasal dari Sukodono Lumajang.

Data sementara, korban meninggal ada 6 orang. Terdiri dari 2 dewasa, 2 anak laki-laki serta 2 anak perempuan. Untuk korban alami luka berat, ada 3 orang. Sementara luka ringan ada 2 orang. (mas/mie)