Pengedar di Prigen Ini Dibekuk dan Bawa 20,12 Gram SS

PRIGEN – Pemberantasan narkoba turut gencar dilakukan unit reskrim Polsek Prigen. Kamis (21/3) sekitar pukul 15.30 sore lalu, satu orang pengedar dibekuk. Dari penangkapan itu, polisi sedikitnya menyita barang bukti sebanyak 20,12 gram sabu-sabu (SS).

Pengedar yang ditangkap itu adalah Shomad, 43. Pria pekerja serabutan asal Dusun Kandangan Krajan, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, dibekuk saat berada di rumahnya. Melihat jumlah barang bukti yang berhasil diamankan, Shomad yang kini sudah menjadi tersangka, diduga pengedar.

“Pelaku sebelum ditangkap lebih dulu diselidiki sekitar dua pekan,” terang Kapolsek Prigen Iptu Slamet Wahyudi.

Saat penggerebekan berlangsung, pelaku yang dikenal licin ini tak sempat melarikan diri. Sehingga dengan mudah petugas menangkapnya. Termasuk ketika polisi menemukan dan mengamankan barang bukti. Usai penangkapan itu, Shomad beserta barang buktinya langsung diamankan di mapolsek setempat.

“Pengakuannya sudah delapan bulan terakhir menjadi pengedar. Sabunya didapat dari pengedar lainnya dengan inisial SR, masih satu desa dengan pelaku. SR kini kabur dan dalam pengejaran,” beber perwira mantan penyidik reskrimsus Polda Jatim ini.

Dari barang buktinya yang diamankan, kata kapolsek, Shomad memang levelnya pengedar. Ini terlihat dari serbuk haram seberat 20,12 gram, yang berhasil diamankan petugas. SS itu terbagi dalam enam paket kemasan kantong plastik kecil. Selain itu, polisi juga menyita satu buah sendok kecil, satu buah dompet kecil dan uang tunai Rp 4.371.000.

Atas perbuatannya dalam kasus ini, pelaku dijerat pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU RI 35/2009 tentang narkotika dan ancaman minimalnya empat tahun penjara.

“Ungkap kasus narkoba ini, utamanya barang buktinya yang cukup besar merupakan kerja maksimal anggota kami di lapangan, khususnya unit reskrim,” tegasnya. (zal/fun)