Pohon Sono Keling Tepi Sungai Bangkok di Sumberejo Ditebang, Warga Protes

PANDAAN – Warga Sumberejo di Kecamatan Pandaan, belakangan dibuat geger. Ini menyusul setelah sejumlah pohon jenis sonokeling yang ditanam di tepi sungai Bangkok di Dusun Besongol, ditebang sejumlah orang tak dikenal yang dilakukan pekan silam.

SUDAH DIANGKUT: Sisa batang pohon sonokeling di tepi sungai Bangkok di Desa Sumberejo yang terlihat usai ditebang. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Saat penebangan dilakukan, warga sempat protes karena penebangan diduga dilakukan secara ilegal. Hingga akhirnya penebangan dihentikan. Memang tak banyak jumlah pohon yang ditebang. Tapi ukuran diameter dan tingginya, memiliki nilai.

“Penebangan diketahui Sabtu siang, dan dilakukan banyak orang di lokasi dengan menggunakan gergaji mesin,” jelas Kasun Besongol Supono. Saat penebangan berlangsung, sempat berhenti karena ada protes dari warga.

“Salah seorang perwakilan penebang mengaku sudah dapat izin dari instansi terkait. Ketika ditanya, tidak bisa menunjukkan. Akhirnya berhenti dan potongan kayu yang ditebang tidak ada di tempat,” ungkapnya.

Informasi dari warga pada Rabu malam (20/3) hingga Kamis dini hari (21/3), ada yang mengangkutnya keluar dengan menggunakan kendaraan truk dan pikap. “Pastinya kejadian ini kami sesalkan, tak perlu sampai terjadi hingga penebangan segala,” tegasnya.

Di sisi lain, Kabid Bina Manfaat Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Chofidon mengatakan, jika melihat lokasinya, berada di tepi sungai Bangkok sisi sebelah timur. Lokasi itu masuk tanah negara yang difungsikan sebagai tanggul dan sempadan sungai.

“Saya tidak bisa berkomentar banyak, karena lokasi berada di wilayah kewenangan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di Surabaya. Kami tidak mengeluarkan izin untuk dilakukan penebangan di lokasi tersebut,” ungkapnya. (zal/fun)