Terdampak Abu Vulkanik Bromo, Bakal Dirikan Posko Bencana di Sumber

SUMBER – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo meninjau langsung desa terdampak hujan abu vulkanik di wilayah Kecamatan Sumber, Jumat (22/3). BPBD menilai perlu adanya posko bencana. Rencananya, posko itu akan dibangun di simpang tiga Desa Ledokombo, Sumber. Alasannya, hujan abu vulkanik kian tebal.

Desa Ledokombo memang desa yang paling terdampak abu vulkanik Bromo. Sebab, arah angin bertiup ke sisi timur Gunung Bromo. BPBD pun menambah pembagian masker yang semula 12 ribu masker, ditambah lagi 16 ribu masker.

“Dari enam desa, paling parah dirasakan dampak abu vulkanik di Desa Ledokombo. Kondisi makin parah dirasakan selama 3 hari terakhir,” kata Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi saat ditemui di Desa Ledokombo.

Hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya, posko bencana itu akan dibangun di simpang tiga Desa Ledokombo. Selain petugas BPBD, nantinya di posko bencana itu juga ada tim medis yang melayani kesehatan warga. Selain itu, BPBD juga menyiapkan tandon air.

Anggit –sapaan akrabnya– menjelaskan, masker yang telah dibagikan sebagai langkah kesiapsiagaan dan antisipasi gangguan kesehatan akibat abu vulkanik. Stok ketersediaan masker di BPBD lumayan banyak. Sehingga, siap kirim kapan saja saat desa membutuhkan.

“Kami sudah berikan dua kali masker pada desa terdampak di wilayah Sumber. Nanti jika masih kurang, tinggal koordinasi dan akan langsung diserahkan,” terangnya. (mas/rf/mie)