Tak Masuk DPT, 440 Warga Kota Pasuruan Masih Bisa Nyoblos

PASURUAN – Meski tidak tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT), ratusan warga Kota Pasuruan dijamin tak akan kehilangan hak suaranya dalam Pemilu 2019. Mereka akan tetap bisa mencoblos.

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Pasuruan A. Sofyan Sauri mengaku, telah mendata warga yang memiliki hak pilih, namun tidak tercantum dalam DPT. “Tetap bisa menggunakan hak pilihnya. Karena dicantumkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK),” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan pemilih tak masuk DPT. Selain tak terdata selama proses coklit, juga karena banyaknya pemilih pemula atau warga yang baru mempunyai hak pilih. “Karena itu, kami lakukan pendataan untuk menghimpun potensi pemilih yang belum masuk DPT,” ujar Sofyan

Sofyan mengatakan, hal itu mengacu pada Surat Edaran KPU RI tentang Rekapitulasi DPK. Saat ini KPU telah menetapkan 440 pemilih yang tercantum dalam DPK. Terdiri dari 225 pemilih laki-laki dan 215 pemilih perempuan. Mereka tersebar di 195 TPS di Kota Pasuruan.

Dari empat kecamatan yang ada, pemilih DPK terbanyak berasal dari Kecamatan Purworejo, mencapai 221 orang. Sedangkan, di Kecamatan Panggungrejo ada 118 pemilih. Serta, 64 pemilih di Kecamatan Bugulkidul dan 37 pemilih di Kecamatan Gadingrejo. “Mereka bisa mencoblos di TPS sesuai alamatnya. Syaratnya menunjukkan e-KTP kepada petugas KPPS,” ujar Sofyan. (tom/rud)