Begini Kesibukan di Dapur Umum di Desa Terdampak Banjir

Begini Kesibukan di Dapur Umum di Desa Terdampak Banjir

Banjir yang melanda wilayah Pasuruan membuat aktivitas sebagian warga menjadi lumpuh. Warga berharap ada bantuan, khususnya makanan lantaran dapur rumah tak bisa digunakan memasak. Dari dapur umumlah mereka mengandalkan makanan. SEORANG wanita paro baya memasukkan beras ke dalam panci logam di hadapannya. Usai memasukkan air secukupnya ke dalam wadah berukuran jumbo itu, ia mulai mengaduk menggunakan pengaduk kayu di tangannya dengan cekatan. Selang beberapa menit, ia memasukkan nasi yang sudah matang ke dalam kertas pembungkus…

Selengkapnya...

BMKG: Curah Hujan Tinggi Berpotensi Terjadi hingga April

BMKG: Curah Hujan Tinggi Berpotensi Terjadi hingga April

PASURUAN – Dalam beberapa hari terakhir curah hujan tinggi terjadi di wilayah Pasuruan dan Probolinggo. Kondisi ini sejatinya juga terjadi di Jatim. Diprediksi, hujan dengan intensitas tinggi ini berpotensi terjadi hingga April mendatang. Hal ini disampaikan langsung Suwarto, kepala Sie Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Tretes di Pandaan. “Saat ini curah hujannya tinggi, lebih dari 100 mili meter dalam sehari atau tergolong ekstrem. Prakiraan sampai awal April potensi hujan terus,” katanya saat dihubungi Jawa Pos…

Selengkapnya...

Ribuan KK di 7 Desa MasihTergenang, Banjir Mulai Ganggu Aktivitas

Ribuan KK di 7 Desa MasihTergenang, Banjir Mulai Ganggu Aktivitas

GRATI – Belum juga seluruhnya surut, warga di wilayah timur Kabupaten Pasuruan harus kembali merasakan banjir. Bahkan, beberapa warga di sejumlah desa, aktivitasnya mulai terganggu. Tak hanya aktivitas ekonomi. Banjir membuat sejumlah sekolah terpaksa meliburkan kegiatan belajar-mengajar. Sedikitnya, ribuan kepala keluarga (KK) di tujuh desa dan satu kelurahan di tiga kecamatan di Kabupaten Pasuruan terendam banjir Kamis (21/3). Banjir ini terjadi tidak terlepas dari tingginya curah hujan di wilayah tersebut. Wilayah yang terendam banjir ini…

Selengkapnya...

Usai Diguyur Hujan, Banjir Kembali Kepung Pasuruan

Usai Diguyur Hujan, Banjir Kembali Kepung Pasuruan

GRATI – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan belum bisa lepas dari bencana banjir. Untuk kesekian kalinya di tahun ini, banjir kembali merendam sejumlah wilayah setempat. Di Kabupaten Pasuruan, banjir tersebar di wilayah timur dan barat. Total, ada delapan kecamatan terdampak. Mulai Kecamatan Winongan, Grati, Rejoso di wilayah timur. Serta Kecamatan Kraton, Rembang, Bangil, Beji, dan Gempol di wilayah barat. (selengkapnya lihat infografis) Banjir itu terjadi mulai Selasa (19/3) malam hingga Rabu (20/3) siang. Bahkan, di…

Selengkapnya...

Ratusan Rumah di Sidogiri Kebanjiran, Akses Sempat Putus

Ratusan Rumah di Sidogiri Kebanjiran, Akses Sempat Putus

KRATON-Banjir masih mengancam warga Pasuruan. Senin (18/3) malam, puluhan rumah di Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan kembali terendam. Sedikitnya, 825 kepala keluarga (KK) terdampak banjir. Banjir ini mulai datang sekitar pukul 17.00. Petang itu, hujan melanda sejumlah wilayah Pasuruan dengan cukup deras. Akibat tingginya curah hujan ini, air sungai Sumber Penang yang melewati Desa Sidogiri meluap. Luapan air itu menggenangi rumah penduduk di Dusun Sidogiri dan Dusun Wangkal. Ketinggian air yang masuk ke permukiman…

Selengkapnya...

BPBD Catat Jumlah Bencana Banjir dan Tanah Longsor Menurun

BPBD Catat Jumlah Bencana Banjir dan Tanah Longsor Menurun

BANGIL – BPBD Kabupaten Pasuruan mencatat adanya penurunan bencana pada 2019. Khususnya bencana banjir dan tanah longsor. Pendeknya, musim hujan menjadi salah satu faktor menurunnya risiko bencana. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana menguraikan, sejak Januari hingga Maret 2019, pihaknya mencatat lima kasus banjir di Kabupaten Pasuruan. Banjir tersebut terjadi di beberapa wilayah, seperti Beji, Kraton, Rejoso, dan Gempol. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2018, bencana banjir terjadi 55 kali,…

Selengkapnya...

Duh, 800 Rumah Warga Gempol Terendam Banjir

Duh, 800 Rumah Warga Gempol Terendam Banjir

GEMPOL–Banjir kembali merendam ratusan rumah warga Desa/ Kecamatan Gempol, Rabu pagi (6/3). Ratusan rumah yang terendam banjir itu tersebar di tiga dusun. Mulai Wonoayu, Gempol dan Tanjung. “Banjirnya terjadi sejak Selasa (5/3) malam, berlanjut hingga sekarang (Rabu). Banjir terjadi usai desa kami diguyur hujan lebat. Dari pendataan kami, sedikitnya sekitar 800 rumah warga terendam,” kata Kades Gempol, M. Chamdi. Ketinggian air yang merendam rumah warga, ia sebutkan bervariatif. Kedalaman rata-rata 20-60 sentimeter. Meskipun banjir, warga…

Selengkapnya...
1 2 3 4