Tandai Titik Rawan Longsor di Tiris dengan Garis

Tandai Titik Rawan Longsor di Tiris dengan Garis

TIRIS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo memasang yellow line atau garis kuning di lokasi longsor, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris. Pemasangan itu sebagai penanda agar warga dan pengguna jalan di sekitar longsoran berhati hati. Pasalnya, longsoran di tepi jalan itu membahayakan. Pemasangan garis kuning itu dilakukan Selasa (19/3). Pemasangan dilakukan bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat dan dibantu warga setempat yang kebetulan berada di lokasi. “Titik yang dipasang adalah…

Selengkapnya...

BNPB: Erupsi Bromo Tak Semburkan Lava Pijar

BNPB: Erupsi Bromo Tak Semburkan Lava Pijar

SUKAPURA – Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Bromo juga dapat perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sejauh ini, Bromo dinyatakan tetap aman dan sangat menawan untuk dikunjungi. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menerangkan, hampir setiap hari Gunung Bromo mengalami erupsi secara fluktuatif. Namun aktivitas vulkanik itu belum membahayakan. “Erupsi yang terjadi hanya menyemburkan abu vulkanik dan pasir. Bukan kerikil atau lava pijar yang disemburkan dari kawah Gunung Bromo,” ujar Sutopo dalam…

Selengkapnya...

Sebulan Tutup, Warung di Triwung Lor Dilalap Api

Sebulan Tutup, Warung di Triwung Lor Dilalap Api

 KADEMANGAN-Kepanikan terjadi di Jl Raya Bromo, RT 11 RW 3, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Kamis (14/3) malam. Itu lantaran sebuah warung nasi goreng yang lama tutup, terbakar. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Warga setempat dibantu 2 mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sebelum membesar. Kerugian pun ditaksir sekitar Rp 5 juta. Kapolsek Kademangan Kompol M. Toyib Subur mengatakan, kebakaran tersebut terjadi di warung nasi goreng  milik Ayani, 55 warga setempat….

Selengkapnya...

Pekan Ini Normalisasi Sungai Pekalen di Tiris Ditarget Rampung

Pekan Ini Normalisasi Sungai Pekalen di Tiris Ditarget Rampung

TIRIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendorong Pemprov Jatim untuk melakukan normalisasi sungai Pekalen, Kecamatan Tiris. Sejak bulan kemarin, Pemprov Jatim melalui Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim melakukan normalisasi sungai Pekalen di tiga titik. Bahkan, ditargetkan pekan ini normalisasi sudah rampung dikerjakan. ”Perbaikan darurat juga dilakukan pada saluran irigasi yang putus atau rusak agar tetap berfungsi untuk pertanian masyarakat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi pada Jawa…

Selengkapnya...

Hendak Direnovasi usai Terkena Bencana, 76 Siswa SMPN 3 Tiris Direlokasi

Hendak Direnovasi usai Terkena Bencana, 76 Siswa SMPN 3 Tiris Direlokasi

TIRIS – Sejumlah 76 siswa SMPN 3 Tiris, Kabupaten Probolinggo, besok akan direlokasi sementara ke SDN Andungsari 1 Tiris. Sebab, gedung SMPN 3 Tiris yang menjadi satu atap dengan SDN Andungbiru 1 Tiris, akan direnovasi. Perbaikan gedung pendidikan ini dialokasikan sekitar Rp 180 juta. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan, rencana relokasi puluhan siswa SMPN 3 Tiris hanya bersifat sementara. Selama proses renovasi gedung SMPN 3 Tiris. “Beberapa ruang kelas SDN Andungbiru…

Selengkapnya...

BPBD Imbau Masyarakat Waspada Hujan-Angin yang Masih Mengancam

BPBD Imbau Masyarakat Waspada Hujan-Angin yang Masih Mengancam

PROBOLINGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo mengimbau agar warga mewaspada hujan angin. Bencana ini diprediksi masih berpotensi terjadi kurun waktu beberapa hari ke depan. Bahkan hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan akan mengguyur sampai Sabtu (9/3) mendatang. Kondisi seperti itu terjadi di seluruh Jawa Timur. Untuk Kota Probolinggo meskipun dari prakiraan cuaca intensitas sedang dan ringan. Selain itu yang juga perlu diwaspadai yakni banjir kiriman dari wilayah selatan Kabupaten Probolinggo. Mengingat wilayah disana…

Selengkapnya...

Hujan Mengguyur Kota, Jalan Raden Patah Tergenang akibat Buruknya Drainase

Hujan Mengguyur Kota, Jalan Raden Patah Tergenang akibat Buruknya Drainase

GADINGREJO – Banjir rupanya masih menghantui warga Kota Pasuruan. Selasa petang (5/3), sejumlah ruas jalan perkotaan terendam banjir. Buruknya drainase di lingkungan tersebut menjadi pemicunya. Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ruas jalan yang terendam adalah Jalan Raden Patah, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gadingrejo sepanjang 300 meter dan ruas jalan KH Wachid Hasyim, Perempatan Kumala, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo sepanjang 200 meter. Ketinggian air pun berkisar 40 sentimeter. Sejumlah pengendara memilih untuk menuntun motornya. Bahkan sejumlah pikap…

Selengkapnya...
1 2 3 11