Bromo Batuk, BPBD Probolinggo Siapkan 135 Ribu Masker

Bromo Batuk, BPBD Probolinggo Siapkan 135 Ribu Masker

SUKAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan 135 ribu masker. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi erupsi Bromo. Rabu (20/3), BPBD membagikan 12 ribu masker ke sejumlah desa terdampak abu vulkanik. “Tadi (Rabu, 20/3), ada laporan sejumlah desa terdampak abu vulkanik Gunung Bromo. Kami pun langsung bagikan masker. Masker itu bisa dipakai saat dibutuhkan atau sebagai kesiapsiagaan saat terjadi Gunung Bromo erupsi,” terang Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi. Anggit menegaskan, stok…

Selengkapnya...

Bromo “Batuk”, Belum Ganggu Aktivitas Warga, Pertanian Belum Terdampak

Bromo “Batuk”, Belum Ganggu Aktivitas Warga, Pertanian Belum Terdampak

SUKAPURA – Meningkatnya aktivitas Bromo tak mengganggu aktivitas warga setempat. Rabu (20/3), sejumlah warga Tengger bahkan nampak khusyuk beribadah di Pura Luhur Poten yang ada di lautan pasir Bromo. Saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo, nampak sejumlah warga Tengger dari Tosari, Kabupaten Pasuruan yang menjalankan ibadah purnama. Camat Sukapura Yulius Christian mengatakan, kondisi erupsi Gunung Bromo, tidak mempengaruhi sama sekali aktivitas warga dan wisatawan. Rabu (20/3), Yulius juga turun langsung ke desa-desa terdekat dengan Bromo….

Selengkapnya...

Delapan Desa di Sukapura-Sumber Ini Terdampak Abu Vulkanik Bromo

Delapan Desa di Sukapura-Sumber Ini Terdampak Abu Vulkanik Bromo

SUKAPURA – Gunung Bromo terus mengeluarkan asap pekat dan abu vulkanik. Rabu (20/3), sejumlah desa di Kecamatan Sukapura dan Sumber, Kabupaten Probolinggo terdampak abu vulkanik yang dilontarkan dari kawah Gunung Bromo. Namun, kondisi itu tidak mengganggu aktivitas warga di desa terdampak. Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, desa terdampak di wilayah Sukapura tidak terlalu luas. Hanya di sekitar Cemoro Lawang. Yakni, di Desa Ngadisari dan Ngadirejo. Sebab, arah angin ke selatan. Akibatnya, sejumlah…

Selengkapnya...

Anggarkan Rp 45 Juta untuk Lengkapi Papan Petunjuk P-30

Anggarkan Rp 45 Juta untuk Lengkapi Papan Petunjuk P-30

DRINGU – Pembangunan destinasi wisata Puncak 30 (P-30) di Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, terus dilakukan. Tahun ini banyak fasilitas yang akan dibangun Pemkab Probolinggo. Mulai dari rest area, tempat parkir, pusat kuliner, dan rambu-rambu petunjuk arah. Tahun ini, Pemkab mengalokasikan anggaran Rp 45 juta untuk membangun papan penunjuk arah. Tujuannya, demi memudahkan para pengunjung menuju lokasi wisata. Kasi Destinasi Wisata Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Dispora Parbud) Kabupaten Probolingo Musa mengatakan, selain…

Selengkapnya...

Bromo Semburkan Abu Setinggi Sekitar 1.500 Meter dari Kawah

Bromo Semburkan Abu Setinggi Sekitar 1.500 Meter dari Kawah

SUKAPURA – Aktivitas Gunung Bromo terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Minggu (17/3), Bromo menyemburkan asap abu vulkanik dengan ketinggian mencapai sekitar 1.500 meter dari kawah. Bahkan, gempa tremor dari Gunung Bromo meningkat dengan dominan 2 mm. Padahal, sebelumnya hanya sekitar 1 mm. Aktivitas Gunung Bromo yang keluarkan asap abu vulkanik juga mengakibatkan hujan abu di sejumlah desa. Meski begitu, status Bromo tetap Waspada Level II. Sehingga, aktivitas Gunung Bromo masih aman dikunjungi wisatawan. Bahkan,…

Selengkapnya...

Antisipasi Hujan Abu di Bromo, Bagikan Masker ke Sekolah

Antisipasi Hujan Abu di Bromo, Bagikan Masker ke Sekolah

SUKAPURA-BPBD Kabupaten Probolinggo membagikan 10 ribu masker merespons abu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung Bromo. Jumat (15/3), pihak Kecamatan Sukapura membagikan langsung ribuan masker itu ke 9 lembaga pendidikan di kawasan wisata Bromo. Camat Sukapura Yulius Christian menegaskan, pembagian masker itu sebagai bentuk antisipasi kesiapsiagaan dalam menghadapi erupsi Gunung Bromo. Saat ini Gunung Bromo masih waspada level II, tidak ada peningkatan status. Kalau peningkatan aktivitas, memang jamak terjadi. Termasuk abu tipis yang turun ke…

Selengkapnya...

Warga Tengger Bakar “Buto Kolo” Simbol Keburukan Jelang Nyepi

Warga Tengger Bakar “Buto Kolo” Simbol Keburukan Jelang Nyepi

TOSARI – Ribuan umat Hindu Tengger di Kecamatan Tosari dan Tutur, memperingati Tawur Kesanga atau Tawur Agung, Rabu (6/3). Perayaan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi atau Tahun Baru Saka 1941 ini, juga digelar pawai puluhan ogoh-ogoh. Baik di Kecamatan Tosari dan Tutur. Tahun ini, pawai ogoh-ogoh berlangsung lebih meriah. Selain lebih banyak ogoh-ogoh yang diarak, juga bertepatan dengan tema Tawur Kesanga secara nasional. Yaitu menyukseskan Pemilu 2019. Irawan, Ketua Parisada Hindu Dharma…

Selengkapnya...
1 2 3 10