Diwarnai Insiden Gapura Ambruk, PJB Tetap Jalan Terus

Diwarnai Insiden Gapura Ambruk, PJB Tetap Jalan Terus

PURWOREJO – Insiden ambruknya atap gapura Pasoeroean Djaman Bijen (PJB), Jumat (22/3) tak akan memengaruhi gelaran event tersebut. Event tahunan itu dipastikan tetap jalan hingga Minggu (24/3) mendatang. Kepastian itu diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo menjelaskan, gapura yang ambruk diterjang angin itu sudah dibongkar. “Untuk kegiatan PJB tetap berjalan seperti biasa. Diketahui, PJB merupakan event rutin tahunan Pemkot Pasuruan. Dalam PJB, warga berasa kembali ke zaman dahulu. Mulai aneka jajan jadul,…

Selengkapnya...

Wuzzz, Atap Kios Pasar Gondangrejo Ambruk Diterjang Angin

Wuzzz, Atap Kios Pasar Gondangrejo Ambruk Diterjang Angin

GONDANGWETAN – Angin kencang tak hanya porak porandakan gapura Pasoeran Djaman Bijen (PJB), Jumat (22/3). Sejumlah atap kios pasar milik pemerintah Desa Gondangrejo, di Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan ambruk. Agus Jakfar, kades Gondangrejo, Kecamatan Gondangwetan mengatakan, sebelum ambruk, tidak ada hujan yang turun. “Tapi memang ada angin kencang, bahkan ada puting beliung,” terangnya. Total, ada 6 kios yang atapnya terbuat dari gavalum, beterbangan. Angin puting beliung ini terjadi pukul 15.00. Tidak lama, hanya sekitar 5…

Selengkapnya...

Pemkot Jamin Biaya Pengobatan Korban Tertimpa Gapura PJB

Pemkot Jamin Biaya Pengobatan Korban Tertimpa Gapura PJB

PASURUAN-Pemkot Pasuruan memastikan menjamin keseluruhan biaya pengobatan 5 korban yang tertimpa gapura Pasoeroean Djaman Bijen (PJB) yang ambruk. Jumat malam (22/3) wakil wali kota Pasuruan Raharto Teno, menjenguk langsung 5 korban yang dirawat di IGD RSUD dr Soedarsono. Usai mengunjungi korban, juga dilakukan koordinasi internal Pemkot Pasuruan yang digelar di Kantor Dispopar. Hal itu untuk menindaklanjuti terkait insiden gapura ambruk itu. Lihat videonya disini. Menurut keterangan Plt Direktur RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, dr…

Selengkapnya...

Keluarga Korban Tertimpa Gapura PJB Sempat Emosi, Ini Penyebabnya

Keluarga Korban Tertimpa Gapura PJB Sempat Emosi, Ini Penyebabnya

PURWOREJO-Kepanikan dirasakan keluarga korban tertimpa gapura ambruk Pasoroean Djaman Bijen. Saat ditemui di IGD RSUD dr Soedarsono, sejumlah keluarga korban bahkan ada yang emosi. Mereka mengaku kecewa dengan pemkot dan panitia penyelenggara. Hal itu seperti dirasakan Nanang Susilo, ayah dari Fahrizaidan Susilo, siswa SDIT yang ikut jadi korban. Nanang mengatakan kecewa karena dirinya merasa di ping-pong oleh panitia, untuk mencari keadilan agar Pemkot mau segera bertanggung jawab terhadap kondisi anak dan teman-temannya. “Saya tahu ini…

Selengkapnya...

Nenek asal Tosari Tewas Tersambar Petir saat Memasak

Nenek asal Tosari Tewas Tersambar Petir saat Memasak

TOSARI-Agenda Siami, 65, warga Dusun Kertoanom, Desa/Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, memasak makan malam untuk keluarganya berujung tragedi. Wanita paruh baya ini tewas usai tersambar petir di rumahnya Kamis sore (21/3). Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 16.15. Petang itu, Siami sedang memasak di dapur yang terletak di belakang rumah. Namun, ia tidak sendiri. Tohir, 65 yang merupakan suaminya ikut menemani Siami memasak di dapur. Tidak lama kemudian, gerimis melanda wilayah Tosari. Saat Siami di tengah…

Selengkapnya...

Siapkan Rp 100 Juta untuk Perbaiki Atap SDN II Kedung Rejoso yang Rusak

Siapkan Rp 100 Juta untuk Perbaiki Atap SDN II Kedung Rejoso yang Rusak

KRAKSAAN- Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo berencana akan segera memperbaiki dua atap ruang kelas SD Negeri II Kedung Rejoso, Kecamatan Kotaanyar. Perbaikan itu dilakukan agar kegiatan belajar mengajar di SD tersebut bisa berjalan normal. Dispendik juga telah melakukan penghitungan terhadap kerugian akibat runtuhnya atap sekolah itu. Menurutnya, pihaknya akan segera melakukan perbaikan pada atap sekolah yang rusak itu. “Penghitungan sudah. Kamis kemarin itu kami telah ke lokasi untuk mengecek langsung lokasi kejadian, ” ujar Dewi…

Selengkapnya...

BPBD Imbau Warga Waspadai Siklon Tropis Savannah

BPBD Imbau Warga Waspadai Siklon Tropis Savannah

KEDOPOK-Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Probolinggo menyebut, selama tiga hari terakhir, masuk cuaca ekstrem. BPBD pun mengimbau warga Kota Probolinggo agar waspada. Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo Prijo Djatmiko menegaskan, selama tiga hari itu, bisa terjadi angin kencang. Bahkan, berpotensi terjadi hujan badai disertai petir. Yaitu, Kamis, Jumat, dan Sabtu (14, 15, dan 16/3). “Memang mulai kemarin (dua hari lalu, Red.), cuacanya ekstrem. Angin kencang serta hujan lebat yang disertai badai dan petir,” terangnya. Menurutnya,…

Selengkapnya...
1 2 3 11