Banyak Anjal Berkeliaran, Ini yang Akan Dilakukan Pemkot Probolinggo

Banyak Anjal Berkeliaran, Ini yang Akan Dilakukan Pemkot Probolinggo

KANIGARAN – Anak jalanan (anjal), pengemis, dan gelandangan masih jadi masalah sosial di Kota Probolinggo. Keberadaan mereka mudah ditemukan. Terutama di traffic light persimpangan jalan, maupun di pusat keramaian. Khusus anjal dan pengemis, tak sedikit dari mereka yang usianya justru masih usia sekolah. Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, razia rutin yang dilakukan pihaknya tak cukup mampu mengatasi keberadaan anjal. Pasalnya, setelah dirazia dan diamankan, mereka justru kembali ke jalanan. “Keberadaan anak jalanan,…

Selengkapnya...

Resah Maraknya Mihol, Walikota Pimpin Razia Miras

Resah Maraknya Mihol, Walikota Pimpin Razia Miras

MAYANGAN – Maraknya peredaran minuman beralkohol (mihol) yang terkesan tidak ditangani serius, membuat Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin resah. Karenanya, orang nomor satu itu turut serta saat Satpol PP melakukan razia. Hasilnya, 91 botol mihol jenis bir dan arak oplosan berhasil diamankan. Sasaran razia mihol itu adalah toko milik Edy Bebek yang ada di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Razia yang dilakukan pukul 22.15 itu sebagai respons atas laporan penjualan mihol pada…

Selengkapnya...

Ada Toko yang Keberatan Jika Plaza Dijadikan Mall Pelayanan Publik

Ada Toko yang Keberatan Jika Plaza Dijadikan Mall Pelayanan Publik

PROBOLINGGO – Rencana pemkot untuk menjadikan Plaza Probolinggo sebagai mal pelayanan publik, masih trus berlanjut. Rencana itu rupanya bakal menemui kendala. Ini, lantaran beberapa toko yang saat ini menempati Plaza Probolinggo ada yang keberatan. Sejumlah pemilik toko di plasa juga menyayangkan jika nantinya plasa akan diambil alih pemkot. Pasalnya, mereka khawatir lokasinya yang telah bertahun-tahun ditempati, akan dipindah lantaran digunakan untuk mal pelayanan publik. Ungkapan itu di antaranya dilontarkan Anik, 72, pemilik toko kain Sedulur….

Selengkapnya...

Ada Wanita Menangis lantaran Takut Ketahuan Suami saat Satpol PP Razia Warung Remang

Ada Wanita Menangis lantaran Takut Ketahuan Suami saat Satpol PP Razia Warung Remang

PROBOLINGGO – Razia yang digelar Sabtu malam (16/2) lalu merupakan razia gabungan yang dilaksanakan Satpol PPKota Probolinggo bersama Corps Polisi Militer (CPM). Razia itu sejatinya rutin digelar tiap weekend. Saat razia digelar, malam itu petugas berhasil mengamankan sejumlah remaja dan pemandu lagu. Bahkan seorang perempuan menangis sejadi-jadinya, saat hendak dibawa ke mako Satpol PP. Perempuan berbaju long dress merah muda tersebut, khawatir ketahuan suaminya yang lagi bekerja di Surabaya. Mengingat, ia diketahui petugas tengah berduaan…

Selengkapnya...

Wali Kota Probolinggo Ancam Tutup Toko Penjual Miras

Wali Kota Probolinggo Ancam Tutup Toko Penjual Miras

MAYANGAN – Sikap tegas kembali dilakukan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Orang nomor satu di Kota Probolinggo tersebut, begitu geram usai Satpol PP kota setempat usai menggelar razia, Sabtu (16/2) malam lalu. Diapun mengancam akan menutup toko kelontong yang menjual minuman keras (miras) atau minuman beralkohol (minol). Ancaman itu juga tak main-main. Itu diungkapkannya dengan menginstruksikan Satpol PP, agar mengundang para pemilik warung dan toko di seluruh Kota Probolinggo. Adapun warung yang akan…

Selengkapnya...

Polemik Pengelolaan Plaza Probolinggo, Dewan Sarankan Gugatan Ulang

Polemik Pengelolaan Plaza Probolinggo, Dewan Sarankan Gugatan Ulang

MAYANGAN – Penguasaan Plaza Probolinggo oleh PT Avila Prima Indah Makmur dimulai pada 1987. Alexander Arif kuasa hukum PT Avila Prima mengatakan, saat itu kliennya mengantongi surat izin penempatan (SIP). SIP keluar tahun 1987 semasa era Wali Kota Abdul Latif. Di SIP, tidak tercantum batas waktu pengelolaan. Itu yang membuat PT Avila enggan melepas Plaza Probolinggo. Sebelum SIP keluar atau diterima tahun 1987, menurut Arif, pihaknya melakukan kerja sama pembanguna plaza dengan Pemkot. Kesepakatannya, pemkot…

Selengkapnya...

Upaya Manfaatkan Plaza Probolinggo Jadi Mal Pelayanan Publik Masih Alot

Upaya Manfaatkan Plaza Probolinggo Jadi Mal Pelayanan Publik Masih Alot

MAYANGAN – Rencana Pemkot Probolinggo mengoptimalkan Plaza Probolinggo menjadi kantor mal pelayanan publik, bakal tidak mudah. Sebab, hak pengelolaan plaza yang berlokasi di Jalan Raya Panglima Sudirman tersebut, masih dipegang PT Avila Prima Indah Makmur. PT yang berkantor di Surabaya itu, mengantongi Surat Izin Penempatan (SIP) sejak tahun 1987 hingga sekarang. Sebab, SIP yang dikeluarkan saat Wali Kota Abdul Latief tersebut, tidak mencantumkan masa berakhir atau berlakunya. Akibatnya, hak pengelolaan plaza masih di tangan PT…

Selengkapnya...
1 2