Sejenak Bersama Pendamping Korban Kekerasan Anak dan Perempuan yang Libatkan Terapi Hipnotis

Sejenak Bersama Pendamping Korban Kekerasan Anak dan Perempuan yang Libatkan Terapi Hipnotis

Sejak 2017 silam, Pemkot membentuk pusat pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak (P2TP2A) yang berlokasi di Jalan Balaikota. P2TP2A ini berfungsi untuk memberikan layanan pendampingan pada korban kekerasan anak dan perempuan di Kota Pasuruan. FAHRIZAL FIRMANI, Panggungrejo Sejumlah pria dan wanita tampak berada di sebuah ruangan berukuran 6×8 meter itu. Mereka duduk saling berhadapan satu sama lain. Di tengah-tengah mereka terdapat sebuah meja terbuat dari kayu. Tak lama kemudian, salah seorang pria menyodorkan selembar kertas…

Selengkapnya...

Jumlah Laporan Kasus Kekerasan Pada Anak Menurun, Terbanyak Kasus Pencabulan

Jumlah Laporan Kasus Kekerasan Pada Anak Menurun, Terbanyak Kasus Pencabulan

PASURUAN – Jumlah laporan kekerasan pada anak sepanjang tahun 2018 di Kabupaten Pasuruan menurun. Mayoritas laporan yang diterima oleh Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan di kabupaten setempat, didominasi karena lemahnya pengawasan pada anak tersebut. Pemkab pun rutin melakukan sosialisasi pemahaman pada hak anak. Dalam jumlah laporan kekerasan pada anak di Kabupaten Pasuruan diketahui pada 2017, jumlah kekerasan sebanyak 34 kali. Jumlah ini menurun drastis lebih dari dua kali lipat pada tahun lalu sebanyak 17…

Selengkapnya...

Klaim Angka Kekerasan Anak di Kota Pasuruan Menurun

Klaim Angka Kekerasan Anak di Kota Pasuruan Menurun

PURWOREJO – Tingkat kesadaran warga Kota Pasuruan pada hak anak semakin baik. Ini ditunjukkan dari jumlah laporan kekerasan yang dialami anak di Kota Pasuruan terus menurun setiap tahunnya. Pemkot pun berupaya agar Kota Pasuruan menjadi kota yang ramah anak. Dari data grafik yang dimiliki oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Pasuruan diketahui pada 2017, setidaknya ada laporan kekerasan anak sebanyak 35 kali. Sementara tahun 2018 lalu menurun sebanyak 24 kali. Kabid Perlindungan…

Selengkapnya...

Suami Penikam Anak-Istri jadi Tersangka dan Ditahan

Suami Penikam Anak-Istri jadi Tersangka dan Ditahan

PASURUAN – Upaya polisi mengusut kasus penusukan pisau yang dilakukan Andriyanto, 37, terhadap anak dan istrinya, terus berlanjut. Setelah menggelar penyelidikan dengan menggali keterangan Andriyanto sebagai saksi, kini penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pasuruan menaikkan status perkara tersebut. Dengan begitu, Korps Bhayangkara juga telah menetapkan adanya tersangka dalam kasus tersebut. Tak lain ialah Andriyanto yang merupakan pelaku tunggal dalam penusukan anak serta istrinya menggunakan pisau dapur. “Terlapor (Andriyanto) sebelumnya telah kami…

Selengkapnya...

Suami Penikam Anak-Istri lalu Coba Bunuh Diri Masih Berstatus Saksi

Suami Penikam Anak-Istri lalu Coba Bunuh Diri Masih Berstatus Saksi

PURWOREJO – Penyidik Polres Pasuruan Kota terus menyelidiki kasus yang dialami keluarga pasangan suami-istri (pasutri) Andriyanto, 37 dan Ani, 33. Sampai Jumat, polisi belum menetapkan tersangka. Andriyanto yang dipolisikan keluarga Ani, masih berstatus sebagai saksi. Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Pasuruan masih terus menggali keterangan sejumlah saksi. Sejauh ini ada tiga orang yang dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Jumlah mereka juga tidak menutup kemungkinan bertambah. “Mereka, adik korban yang juga…

Selengkapnya...

Suami Pembacok Anak-Istri Depresi, Sang Istri Sempat Minggat

Suami Pembacok Anak-Istri Depresi, Sang Istri Sempat Minggat

PURWOREJO–Malam berdarah di Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan mengejutkan banyak pihak. Sejumlah tetangga dibuat kaget dengan aksi nekat Andriyanto yang membacok istri dan anaknya, lalu mencoba bunuh diri. Mengenai aksi pembacokan pada anak dan istri itu, kakak kandung Andriyanto, Wiwin Lestari mengaku bahwa adiknya memang mengalami depresi. Hal itu dikarenakan kondisi rumah tangga Andriyanto dengan Ani selama ini kurang harmonis. “Dia depresi, makanya pikirannya kalut hingga seperti itu,” terangnya. Sehari-harinya, Andriyanto merupakan karyawan kontrak…

Selengkapnya...

Cekcok, Bacok Anak-Istri, Warga Wirogunan Coba Bunuh Diri

Cekcok, Bacok Anak-Istri, Warga Wirogunan Coba Bunuh Diri

PURWOREJO-Malam mencekam terjadi  di Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Kamis dinihari (7/2). Andriyanto, 37 warga setempat kalap. Ia yang terbakar emosi membacok anak dan istrinya sendiri. Lalu, ia mencoba bunuh diri. Tragedi berdarah itu berlangsung sekitar pukul 02.00. Di kamar rumah korban, sekitar pukul 02.00. Ani, 33 sang istri pun harus dirujuk ke RSSA Malang karena alami sejumlah luka bacok serius. Menurut salah seorang warga sekitar yang namanya enggan disebutkan, sebelumnya sempat terdengar teriakan-teriakan…

Selengkapnya...
1 2