Limpahkan Berkas Dugaan Kasus Mark Up Anggaran Desa Dompo ke Jaksa

Limpahkan Berkas Dugaan Kasus Mark Up Anggaran Desa Dompo ke Jaksa

PASURUAN – Kepala Desa Dompo, M Nur Kholis dan Bendahara Desa Dompo, Muchlis akan segera mempertanggungjawabkan dugaan mark up atau penggelembungan anggaran di meja hijau. Sebab, proses penyidikan yang bergulir di tingkat kepolisian sudah rampung. Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polresta Pasuruan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari (Kejaksaan Negeri) Kabupaten Pasuruan, kamis (13/12). Pelimpahan tahap kedua itu dilakukan setelah berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa. “Hasil telaah jaksa menyatakan berkas perkaranya sudah…

Selengkapnya...

Bupati Pasuruan: Kades Jangan Mainkan Anggaran untuk Desa

Bupati Pasuruan: Kades Jangan Mainkan Anggaran untuk Desa

PASURUAN – Mengaku prihatin masih ada kepala desa (kades) yang tersandung kasus dugaan korupsi. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menegaskan, seharusnya kades paham konsekuensi hukum bila main-main soal anggaran. Hal itu merujuk pada kasus yang melilit kades dan bendahara Desa Dompo, Kecamatan Kraton. “Saya mohon (kasus ini, Red) menjadi pelajaran bagi semua kepala desa yang lain, agar lebih hati-hati dalam mengelola keuangan desa,” kata orang nomor satu di kabupaten tersebut. Dalam kasus tersebut, kades yang berinisial…

Selengkapnya...

Ini Kata Penasihat Hukum Kades dan Bendahara yang Ditahan Karena Kasus Korupsi

Ini Kata Penasihat Hukum Kades dan Bendahara yang Ditahan Karena Kasus Korupsi

PASURUAN – Oknum Kepala Desa dan Bendahara Desa Dompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan telah menunjuk kuasa hukumnya. Mereka didampingi oleh masing-masing tim penasihat hukumnya. Kedua tim penasihat hukum para tersangka itu memiliki pandangan berbeda terkait dengan penahanan kliennya. Wiwin Ariesta, Penasihat Hukum tersangka Ms selaku Bendahara Desa Dompo mengutarakan sejauh ini pihaknya masih berpegang pada asas praduga tak bersalah. Ia tak ingin berbicara terlalu jauh ke ranah penyidikan. Akan tetapi, kata Wiwin, kebenaran atau ketidakbenaran…

Selengkapnya...

Kades-Bendahara di Kraton Ditahan, Diduga Mark up Honor Hingga Belanja Fiktif

Kades-Bendahara di Kraton Ditahan, Diduga Mark up Honor Hingga Belanja Fiktif

KRATON – Daftar oknum kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Pasuruan yang tersandung kasus hukum bertambah. Itu setelah penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Pasuruan Kota menetapkan status tersangka terhadap oknum kepala desa dan bendahara desa di Desa Dompo. Mereka ialah MN, 50, warga Dusun Dompo Selatan, Desa Dompo yang menjabat Kepala Desa; dan Ms, 43, warga Dusun Jetis, Desa Dompo yang menjabat sebagai bendahara desa. Keduanya disangka melakukan mark up atas beberapa aliran dana….

Selengkapnya...

Korupsi Dana Desa, Kades Mulyorejo Divonis 4 Tahun, Lebih Ringan dari Tuntutan

Korupsi Dana Desa, Kades Mulyorejo Divonis 4 Tahun, Lebih Ringan dari Tuntutan

BANGIL – Kepala Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Sutrisno, harus mendekam lama di balik jeruji penjara. Lelaki 46 tahun tersebut, dianggap bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa tahun 2015-2016. Sutrisno dianggap melanggar pasal 2 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi. Ia dianggap melakukan perlawanan hukum dengan memperkaya diri sendiri. Dampaknya memicu kerugian negara. Atas perbuatannya itulah, Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya menjatuhkan…

Selengkapnya...