Tak Sanggup Bayar Kerugian Negara, Hukuman Erdeny Dipastikan Bertambah Segini

Tak Sanggup Bayar Kerugian Negara, Hukuman Erdeny Dipastikan Bertambah Segini

PURWOREJO – Erdeny Dinarta, mantan kabid di Dispertan Kota Pasuruan, tidak dapat mengganti nilai kerugian negara yang ditetapkan Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya. Karena itu, hukuman penjara pada pelaku korupsi eks lahan bengkok itu akan semakin panjang. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan, Asep Sunarya memastikan hal ini. Menurutnya, Erdeny menyatakan tidak sanggup membayar kerugian negara senilai Rp 386 juta atas perbuatan korupsi yang dilakukannya. Dia pun sudah mengajukan permohonan tidak membayar kerugian negara tersebut…

Selengkapnya...

Kasus Korupsi Inkracht, Eks Kabid Dispertan Masih Nikmati 50 Persen Gaji

Kasus Korupsi Inkracht, Eks Kabid Dispertan Masih Nikmati 50 Persen Gaji

PANGGUNGREJO – Proses pemberhentian eks Kabid Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Pasuruan Erdeny Dinarta terus bergulir. Sejauh ini Pemkot Pasuruan masih menunggu salinan putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Kota Surabaya untuk memprosesnya. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pasuruan Muhammad Fakih mengungkapkan, Pemkot sudah menerima informasi jika kasus korupsi yang menjerat Erdeny sudah dinyatakan berkekuatan hukum tetap alias inkracht. Namun, sejauh ini Pemkot belum memproses pemberhentiannya. Pasalnya, pihaknya belum mendapatkan salinan putusan Erdeny. Dan, awal Agustus…

Selengkapnya...