Alokasikan Rp 2 M untuk Bangun Enam Jalan Lingkungan di Kota Pasuruan

Alokasikan Rp 2 M untuk Bangun Enam Jalan Lingkungan di Kota Pasuruan

PASURUAN – Jalan lingkungan di sejumlah wilayah di Kota Pasuruan, bakal terus bertambah. Sejumlah jalan yang kondisinya mulai rusak juga akan dibenahi. Sedikitnya ada enam jalan lingkungan yang akan dibangun tahun ini. Lokasinya tersebar di empat kecamatan. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Dyah Ermita Sari mengaku, telah mengusulkan enam titik jalan lingkungan yang akan dibangun tahun ini. Meliputi, di Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo; Kelurahan Karangketug dan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo; dan…

Selengkapnya...

Lahan Produktif Berkurang, Pemkot Pasuruan Turunkan Target Produksi Padi

Lahan Produktif Berkurang, Pemkot Pasuruan Turunkan Target Produksi Padi

PASURUAN – Tahun ini Pemkot Pasuruan menurunkan target produksi padi. Yaitu, lebih kecil 8 persen dibanding tahun 2018. Penurunan target ini dinilai lebih realistis, sebagai akibat dari berkurangnya 32 hektare lahan produktif di kota. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Edy Ana Setyo menjelaskan, diturunkannya target produksi itu, jelas bukan serta merta. Terdapat sejumlah pertimbangan yang melandasi kebijakan itu. Di antaranya, realisasi produksi padi selama dua tahun terakhir dinilai tidak naik siginifikan. Sebagai…

Selengkapnya...

Alokasi Dana Hibah untuk PSSI Kota Pasuruan Turun, Pengurus Ketar-ketir

Alokasi Dana Hibah untuk PSSI Kota Pasuruan Turun, Pengurus Ketar-ketir

PASURUAN – Menyusutnya dana hibah yang dikucurkan Pemkot Pasuruan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) berdampak pada cabang olahraga sepak bola. Jika tahun lalu anggaran untuk PSSI sekitar Rp 900 juta, tahun ini turun 35 persen menjadi Rp 583 juta. Ketua KONI Kota Pasuruan Sugeng Pradikto menyampaikan, turunnya dana hibah untuk PSSI disebabkan turunnya hibah yang diberikan pemkot tahun ini. Dimana tahun 2018, KONI menerima dana hibah senilai Rp 10 miliar. Sedangkan tahun ini, Rp…

Selengkapnya...

Tahun Ini Kuota Transmigrasi untuk Kota Pasuruan ke Kolaka di Sulteng

Tahun Ini Kuota Transmigrasi untuk Kota Pasuruan ke Kolaka di Sulteng

PURWOREJO – Rencana transmigrasi bagi sejumlah kepala keluarga (KK) di Kota Pasuruan tahun ini semakin dimatangkan. Pemkot Pasuruan menyebut, transmigrasi akan dilakukan ke Kabupaten Kolaka di Provinsi Sulawesi Tengah. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pasuruan Mahbub Effendi mengungkapkan, awalnya Kota Pasuruan mendapatkan jatah transmigrasi ke Kalimantan Utara. Namun, rencana ini urung dilaksanakan. Jatah transmigrasi akhirnya dialihkan ke Kolaka, Sulawesi Tengah. “Kalau jatah transmigrasi sendiri tetap untuk dua kepala keluarga (KK). Cuma lokasinya berubah. Kota Pasuruan…

Selengkapnya...

Lima Ribu Peserta BPJS Kesehatan dari Jalur Mandiri Nonaktif

Lima Ribu Peserta BPJS Kesehatan dari Jalur Mandiri Nonaktif

PASURUAN – Ribuan peserta BPJS Kesehatan dari segmen mandiri atau pekerja bukan penerima upah (PBPU) di Kota Pasuruan, berstatus tidak aktif. Lantaran itu, beban iuran yang mestinya dikeluarkan para peserta itu juga menunggak. Besaran tunggakan semakin membengkak, menembus angka Rp 4,9 miliar. “Pemegang kartu BPJS dari segmen mandiri yang menunggak jumlahnya saat ini sebanyak 5.394 jiwa. Mereka terdiri dari kelas satu, dua, dan tiga. Namun statusnya sudah nonaktif karena pembayaran iurannya menunggak,” kata Kepala BPJS…

Selengkapnya...

Anggarkan Rp 125 Juta Pelatihan Wirausaha di 5 Kelurahan

Anggarkan Rp 125 Juta Pelatihan Wirausaha di 5 Kelurahan

PURWOREJO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan terus berupaya meningkatkan skill kerja bagi warga Kota Pasuruan. Salah satunya dengan memberikan pelatihan wirausaha. Pelatihan ini menyasar 125 wirausaha baru tahun ini. Sedikitnya anggaran Rp 125 juta dialokasikan untuk menyukseskannya. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan, Mahbub Effendi mengungkapkan pihaknya kembali melakukan pelatihan wirausaha tahun ini. sasarannya adalah 125 wirausaha yang tersebar di lima kelurahan di Kota Pasuruan. “Setiap kelurahan sudah kami siapkan anggaran Rp…

Selengkapnya...

Ayo Kerjo Bareng Nganggo Ati

Ayo Kerjo Bareng Nganggo Ati

JUDUL di atas menjadi tagline Hari Jadi Kota Pasuruan ke-333. Hal itu bukan tanpa dasar. Tantangan demi tantangan yang dihadapi semakin kompleks. Karena itu, untuk menyelesaikan problem masyarakat tak hanya dibutuhkan kerja keras. Ada modal lain yang harus dimiliki agar berbagai macam persoalan bisa diselesaikan dengan tuntas. Yakni, dengan rasa memiliki Kota Pasuruan. Dan hanya dengan hati, hal itu bisa dilakukan. Selain itu, upaya untuk mensejahterakan masyarakat, tak bisa dilakukan sendirian. Butuh peran serta seluruh…

Selengkapnya...
1 2 3 4