Tutup Pipa Septic Tank saat Banjir, Warga Bangil Tewas

Tutup Pipa Septic Tank saat Banjir, Warga Bangil Tewas

BANGIL – Bencana banjir yang melanda Latek Utara, Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa malam (19/3) menelan korban jiwa. Itu setelah seorang warga setempat meregang nyawa saat tengah berusaha menutupi pipa septic tank, agar air tak masuk rumah. Korban tewas itu diketahui bernama Suprayitno, 56. Informasi yang diperoleh radarbromo.co.id, insiden nahas itu menimpa korban, sekitar pukul 19.00. Ketika itu, kawasan setempat tengah dilanda hujan. Meski tak terlalu deras, hujan tersebut membuat kawasan setempat mulai…

Selengkapnya...

Belum Tetapkan KLB DBD, Biaya Pengobatan Belum Digratiskan

Belum Tetapkan KLB DBD, Biaya Pengobatan Belum Digratiskan

BANGIL-Banyaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Pasuruan, jadi sorotan DPRD setempat. Wakil rakyat itu mempertanyakan kinerja pemkab dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam melakukan pengobatan maupun antisipasi penyakit tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Shobih Asrori mengatakan, kasus DBD di Kabupaten Pasuruan terus bermunculan. Bahkan, ada yang sampai meninggal dunia. Hal inilah yang mengundang tanda tanya dewan. “Bagaimana kinerja pemkab, itu yang kami pertanyakan. Karena kasus DBD ini sungguh meresahkan. Di…

Selengkapnya...

Kebutuhan Dokter di RSUD Bangil Sudah Cukup, Ini Modal Manajemen untuk Akreditasi

Kebutuhan Dokter di RSUD Bangil Sudah Cukup, Ini Modal Manajemen untuk Akreditasi

BANGIL – Selain kelengkapan sarana dan prasarana, keterpenuhan SDM juga menjadi salah satu faktor penilaian untuk kenaikan kelas rumah sakit. RSUD Bangil sendiri, sudah melengkapi kebutuhan dokter dasar. Yaitu, subspesialis untuk dokter anak dan kandungan. Direktur RSUD Bangil Loembini Pedjati Lajoeng mengatakan, saat ini tipe kelas RSUD Bangil memang masih C. Namun, sarana dan prasarana sudah setara dengan rumah sakit tipe B. Karena itu, pihaknya optimis RSUD Bangil bisa naik kelas. Dari tipe C menjadi tipe…

Selengkapnya...

Manajemen Optimistis RSUD Bangil Bisa Naik Kelas Tahun Ini

Manajemen Optimistis RSUD Bangil Bisa Naik Kelas Tahun Ini

BANGIL – Manajemen RSUD Bangil optimistis rumah sakit pemerintah itu bisa segera naik kelas. Kelengkapan sarana dan SDM menjadi salah satu faktornya. Direktur RSUD Bangil Loembini Pedjati Lajoeng menguraikan, sejumlah rekomendasi dari tim visitasi sudah dipenuhi. Mulai relokasi IGD ke depan. Juga penambahan dokter spesialis untuk menunjang kenaikan kelas tersebut. Hal inilah yang membuatnya optimistis kenaikan kelas RSUD Bangil dari tipe C ke tipe B bisa terwujud. “Beberapa catatan dan rekomendasi sudah kami penuhi,” kata…

Selengkapnya...

Jumlah Pasien DBD di RSUD Bangil Sudah Meningkat sejak Desember

Jumlah Pasien DBD di RSUD Bangil Sudah Meningkat sejak Desember

BANGIL-Peningkatan jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) juga terjadi di RSUD Bangil. Pasien DBD didominasi oleh anak-anak. Sekitar 60 persen diantaranya, menjalani rawat inap di RSUD Bangil. Ghozali, humas RSUD Bangil mengatakan, tingginya jumlah pasien DBD sudah terasa sejak Desember 2018. Tercatat, ada sebanyak 52 pasien yang dirawat inap di RSUD Bangil. “Pada Januari ini, diprediksi bisa lebih naik. Tercatat sampai 20 Januari saja, sudah ada sekitar 37 pasien,” terang Ghozali. Ia menambahkan, penyakit DBD…

Selengkapnya...

Optimistis RSUD Bangil Bisa Naik Kelas, Bulan Depan Visitasi Penilaian

Optimistis RSUD Bangil Bisa Naik Kelas, Bulan Depan Visitasi Penilaian

BANGIL – Tahun 2018 lalu, target RSUD Bangil untuk naik kelas dari tipe C ke B sempat ditunda. Per awal tahun ini, manajemen RSUD Bangil bersiap untuk visitasi dalam penilaian naik kelas. Manajemen optimistis tahun ini bisa naik kelas menjadi rumah sakit tipe B. Direktur RSUD Bangil Loembini Pedjati Lajoeng mengatakan, akhir tahun lalu untuk kenaikan kelas bukan gagal, tapi ditunda. Karena ada penyesuian regulasi baru, penilaian kenaikan kelas tertunda. “Bukan gagal, tapi sementara di-pending karena ada…

Selengkapnya...

100 Hari Kerja Bupati-Wabup Pasuruan, Ini yang Disorot Dewan

100 Hari Kerja Bupati-Wabup Pasuruan, Ini yang Disorot Dewan

PASURUAN – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan Irsyad Yusuf dan Mujib Imron sudah melewati masa 100 hari kerja, setelah dilantik pada 24 September 2018. Realisasi program 100 hari pertama dinilai belum terlalu signifikan, terutama dalam pelayanan administrasi kependudukan. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum mendapat e-KTP. Kasiman, anggota komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan menilai, dalam 100 hari pertama, sejatinya sudah ada perbaikan pelayanan Dispendukcapil. “Namun, saya menilai belum signifikan karena masyarakat masih banyak…

Selengkapnya...
1 2 3